Rokok Elektronik Lebih Aman daripada Tembakau?

Ayunda W Savitri, Jurnalis · Kamis 29 Agustus 2013 08:01 WIB
https: img.okezone.com content 2013 08 28 56 857036 V0Wvzq3f1i.jpg Rokok elektronik kandung banyak zat berbahaya (Foto: Softpedia)

PARIS – Para ilmuwan dari Prancis belum lama ini memaparkan hasil penelitian terbarunya bahwa tidak semua rokok eletronik baik bagi tubuh. Ya, selama ini banyak pihak yang menyarankan agar perokok berat untuk beralih ke jenis rokok tersebut. Tetapi, ternyata rokok elektronik juga memiliki kandungan zat yang tidak kalah berbahaya dengan rokok biasa.

Mereka mengatakan, rokok elektronik memiliki banyak senyawa kimia seperti yang dapat menyebabkan kanker. Kesimpulan ini diambil setelah peneliti menguji 10 jenis rokok elektronik berbeda yang beberapa di antaranya jenis rokok isi ulang dan bisa digunakan berulang kali. Demikian disitat Softpedia, Rabu (28/8/2013).

Ternyata, uap atau asap rokok dari perangkat ini mengandung molekul karsiogenik dan formalin yang bersifat mengendap di dalam tubuh. Sehingga, besar kemungkinannya akan merusak organ paru-paru di kemudian hari.

“Kami mendeteksi molekul karsinogenik dalam uap rokok dengan jumlah yang signifikan. Di samping itu, tiga dari 10 rokok elektronik ini bahkan memiliki tingkat formaldehia dari senyawa karsinogenik persis seperti perokok konvensional,” ujar spesialis Thomas Laurenceau kepada Daily Mail.

Tak hanya itu, molekul akrolein yang sangat beracun juga terdeteksi dalam kandungan asap rokok elektronik. Bahkan, kadarnya lebih tinggi daripada rokok tradisional.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini