APMI Awasi Sejumlah Hotel Pengguna TV Kabel di Kalimantan

Amir Sarifudin , Jurnalis · Jum'at 30 Agustus 2013 16:56 WIB
https: img.okeinfo.net content 2013 08 30 55 858329 hjznDF1RrB.jpg ilustrasi

BALIKPAPAN - Asosiasi Penyelenggara Multimedia Indonesia (APMI) tengah membidik dua wilayah di Kalimantan yakni Balikpapan dan Samarinda yang terindikasi warganya memiliki TV kabel illegal.

Bukan hanya milik perorangan, APMI juga serius memantau sejumlah hotel di wilayah tersebut diduga bermasalah. “Kalau kasus warga sekira 30 ribu pelanggan illegal,” kata Suroso, Kepala Bagian Anti Pembajakan APMI, di Balikpapan, Jumat, (30/8/2013).

Mereka, kata Suroso, kebanyakan para pengguna tidak memiliki kontrak kerjasama untuk kontrak channel premium. Sedangkan di hotel-hotel menggunakan TV kabel tidak resmi. “Untuk kasus di hotel jumlahnya cukup banyak,” jelasnya.

Atas pelanggaran yang marak terjadi, APMI untuk wilayah Kaltim pernah melakukan somasi bagi pemilik TV kabel illegal seperti di wilayah  Tarakan, Berau, Kukar, Balikpapan dan Samarinda.

Bahkan, APMI saat ini sudah berhasil membawa kasus pembajakan TV berlanggan di seluruh Indonesia masuk ke pengadilan, diantaranya 7 kasus ke pengadilan, 4 ke kejaksanaan, dan 16 ke polisi.

“Dari semua kasus yang ada, baru satu yang sudah divonis PN Balikpapan awal 2013 lalu, untuk kasus Borneo vision,” ungkapnya.

Dua TV Kabel Illegal Dibidik

Polda Kaliman Timur tengah melakukan penyidikan terhadap dua TV kabel lokal di Samarinda karena diduga illegal. Penyelidikan Polda Kaltim ini bekerjasama dengan Asosiasi Penyelenggaraan Multimedia Indonesia (APMI).

“Ada dua yang berjalan, sudah penyidikan. Kita belum tahu hasilnya. Ini hasil kerjasama Mabes Polri, Polda dan APMI. Selanjutnya, kasus ini akan siap dipidanakan,” kata AKBP Jimy Suatan, Kasubdit Industri, Perdagangan dan Asurani Polda Kaltim.

Menurut Jimmy, dua operator tv kabel di Samarinda akan dikenakan UU penyiaran yakni pasal mengenai izin penyiaran.

(amr)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini