Agar Dapat Tetap Eksis, Perusahaan Perlu Manfaatkan Big Data

Ayunda W Savitri, Jurnalis · Kamis 19 September 2013 16:17 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2013 09 19 55 868678 bn4icVzcPx.jpg President Director Teradata Indonesia Erwin Z. Achir dan Chief Technology Officer Teradata Corporation Stephen Brobst (Foto: Ayunda/Okezone)

JAKARTA - Asia mulai menunjukkan posisinya sebagai pasar terbesar di dunia selama beberapa tahun terakhir. Seiring dengan pertumbuhannya yang pesat, mau tidak mau perusahaan pun dihadapkan dengan berbagai tantangan dalam menganalisis data dan Business Intelligence (BI).

Termasuk, perusahaaan di Tanah Air sendiri. Sehingga, tuntutan untuk meningkatkan kemampuan menciptakan nilai tambah bisnisnya melalui pemanfaatan informasi dari big data yang ada kian besar.

Untuk itu, perusahaan bidang solusi analisa data asal Amerika Serikat (AS), Teradata, hadir menyediakan data warehousing yang terintegerasi dengan solusi analisa bisnis guna membantu mengubah informasi menjadi peningkat nilai bisnisnya.

Saat ini, Teradata sudah memiliki tujuh klien besar di Indonesia, yakni Telkomsel, XL, BNI, BII, ANZ CTCB, dan PT Freeport.

"Potensi pertumbuhan big data di Indonesia sangat besar. Sehingga, perlu kemampuan berpikir out of the box untuk tetap bisa memenuhi kebutuhan bisnisnya," terang President Director PT Teradata Indonesia Erwin Z. Achir dalam perhelatan Terada Summit Jakarta 2013 di Hotel Mulia, Jakarta, Kamis (19/9/2013).

"Singkatnya, kami membantu perusahaan (klien Teradata) dalam meng-capture informasi di luar untuk melengkapi informasi yang sudah mereka miliki secara internal," lanjutnya.

Tentu saja hal itu sangat bermanfaat bagi perusahaan agar tampil unggul dan mampu melihat peluang dengan baik. Sehingga, dapat bersaing sehat di pasar ASEAN.

(gst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini