Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Survei: 97% Remaja Indonesia Mengakses Situs Porno

Ramadhan Aditya, Jurnalis · Selasa 24 September 2013 10:29 WIB
https: img.okeinfo.net content 2013 09 24 55 870832 ymkpxyIJNV.jpg Ilustrasi.

JAKARTA - Kemutakhiran teknologi, khususnya internet, terkadang disalahgunakan dalam pemakaiannya. Survei membuktikan, sebanyak 97 persen pelajar SMP dan SMU di Indonesia mengakses dan menonton video di situs porno.

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) terhadap 4.500 pelajar SMP dan SMA di 12 kota besar Indonesia menunjukkan hasil yang cukup mencengangkan. Sebanyak 97 persen responden mengaku telah mengakses situs berkonten pornografi dan juga menonton video porno melalui internet.

Selain itu, KPAI juga menemukan ada 92,7 persen responden melakukan kissing dan oral sex, 61 persen pelajar SMP melakukan hubungan di luar nikah, dan 21,2 persen siswi SMU melakukan aborsi. Menurut Dirjen Aplikasi Informatika, Ashwin Sasongko, banyaknya angka tersebut salah satunya juga disebabkan oleh dunia internet.

Sementara itu penelitian yang dilakukan oleh Yayasan Anak di Jabodetabek menunjukkan sebanyak 85 persen anak usia 9-15 tahun pernah mengakses pornografi. Hingga saat ini pengguna internet di Indonesia mencapai 63 juta, dan 80 persen penggunanya berusia 15-30 tahun.

Ashwin mengatakan angka-angka tersebut perlu ditekan melalui banyak cara. Sejauh ini pemerintah telah melakukan aplikasi filtering yang akan memblokir konten-konten pornografi yang masuk di dunia maya.

Kendati demikian filtering yang sudah dilakukan selama 24 jam tak terlalu efektif karena konten pornografi terus masuk dalam jumlah jutaan. "Kami sudah melakukan filtering, tapi tetap tak bisa menahan konten pornografi yang masuk berjumlah jutaan selama 24 jam," kata Ashwin.

Selain melakukan filtering, pemerintah juga melakukan berbagai perlombaan untuk memotivasi remaja Indonesia untuk kreatif dan produktif seperti acara INAICTA, APICTA, lomba Blogger, Robotik, dan lain-lain. Sejak 2009 Kominfo juga telah melakukan sosialisasi internet sehat dan sekarang ini tengah mencari Duta Internet Sehat 2013.

(amr)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini