Bermain 'Puzzle' Bisa Bikin Balita Cerdas & Terampil

Ayunda W Savitri, Jurnalis · Rabu 25 September 2013 07:01 WIB
https: img.okezone.com content 2013 09 24 56 871116 QgKKtRu6dD.jpg (Foto: Science Daily)

NEW JERSEY – Sebuah studi baru yang dilakukan oleh para peneliti dari University of Delaware dan Temple University di Amerika Serikat (AS) menunjukkan bahwa anak-anak usia prasekolah (3-6 tahun) yang diberi kesempatan bermain dengan balok, akan membantu meningkatkan kecerdasan dan keterampilan.

Di mana, keterampilan tersebut akan memberinya kemudahan di kemudian hari untuk belajar ilmu pengetahuan, teknologi, teknik, dan matematika (STEM). Selain itu bagi mereka yang memiliki ketertinggalan dalam keterampilan spasial, bermain balok menjadi sangat penting untuk perkembangannya.

Untuk membuktikannya, para peneliti menguji 100 anak berusia sekira tiga tahun dari berbagai tingkat sosial ekonomi yang berbeda. Mereka diuji apakah dapat mengetahui bagian balok atas dan bawah serta mampu menyeleraskan potongan demi potongan.

Hasilnya sebagaimana dilansir dari Eurekalert, Selasa (24/9/2013), anak berusia tiga tahun dari keluarga berpenghasilan rendah lebih banyak tertinggal dalam keterampilan spasial, karena pengalaman bermain dengan balok dan mainan lainnya sebagai fasilitas pengrmbangan keterampilannya itu terbatas.

Adapun keterampilan matematika para balita itu dapat dilihat melalui caranya menyusun balok dan bagaimana caranya mengimplementasikan penghitungan sederhana, seperti penambahan dan pengurangan.

“Penelitian ini menunjukkan bahwa pengalaman dalam bermain balok dan puzzle dapat meningkatkan kemampuan spasial anak-anak. Di mana, keterampilan yang dihasilkannya pun dapat mendukung pemecahan masalah matematika yang kompleks ketika menginjak jenjang sekolah menangah dan atas kelak,” jelas peneliti dari University of Delaware Brian N. Verdine.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini