Fosil Ungkap Evolusi Tanaman 100 Juta Tahun Lalu

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Rabu 02 Oktober 2013 10:54 WIB
https: img.okezone.com content 2013 10 02 56 875202 Ym0hNJFt3B.jpg (Foto: Sciencedaily)

BERN - Peneliti menemukan fosil tertua dari nenek moyang tanaman berbunga. Fosil tertua ini diyakini berusia ratusan juta tahun lalu.

Dilansir Sciencedaily, Rabu (2/10/2013), fosil serbuk sari yang diawetkan ini berusia 240 juta tahun lalu. Dengan usia tersebut, peneliti meyakini bahwa tanaman berbunga berevolusi 100 juta tahun lebih awal dari yang diperkirakan sebelumnya.

Tanaman berbunga berevolusi dari tanaman punah. Fosil-fosil tertua dari tanaman berbunga ialah serbuk sari. Meskipun kecil, namun ilmuwan bisa mengamati karena fosil serbuk sari cenderung lebih kuat, banyak serta mudah diteliti ketimbang fosil daun atau bunga.

Ilmuwan percaya bahwa fosil serbuk sari dari bunga dimulai pada zaman Cretaceous Awal, sekira 140 juta tahun lalu. Peneliti juga mengungkapkan, tanaman berbunga pertama kali berevolusi pada 140 juta tahun lalu.

Temuan baru ini bertentanga dengan penelitian yang ada sebelumnya. Penelitian sebelumnya menyebut tumbuhan berbunga berasal dari Early Triassic, atau sekira 252 hingga 247 juta tahun lalu.

Banyak penelitian telah mencoba untuk memperkirakan umur tanaman berbunga dari data molekuler, tapi sejauh ini tidak ada kesepakatan yang tercapai. "Kami percaya bahwa ilmuwan yang sangat hati-hati akan yakin bahwa tanaman berbunga berkembang jauh sebelum zaman Cretaceous (Kapur)," kata Peter Hochuli dari University of Zurich. Zaman Kapur yakni sekira 145 sampai 66 juta tahun lalu.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini