Studi: Aroma Vanila Berasal dari Dubur Berang-Berang

Ramadhan Aditya, Jurnalis · Senin 07 Oktober 2013 16:47 WIB
https: img.okezone.com content 2013 10 07 56 877876 NQYtttpeKG.jpg Berang-berang. (foto: ist)

ILLINOIS - Jika Anda adalah pecinta rasa vanila, sebaiknya berpikir dua kali untuk membaca ini. Pasalnya peneliti mengungkapkan rasa dan wangi vanila sebenarnya berasal dari dubur berang-berang.

Ya, berang-berang memiliki senyawa kimia yang menghasilkan wangi seperti vanila di bagian duburnya. Wangi vanila yang dihasilkan berang-berang digunakan untuk menandai daerah kekuasaannya. Senyawa yang bernama Castoreum ini terletak di sebuah kantung antara panggul dan pangkal ekor. Castoreum juga sering bercampur dengan urin dan sekresi kelenjar anal berang-berang.

"Anda dapat memerah kelenjar dubur berang-berang, Anda juga bisa mengekstrak cairannya untuk menciptakan aroma vanila," kata Joanne Crawford, peneliti dari Southern Illinois University, seperti dikutip Time, Senin (7/10/2013).

Untuk memastikan apakah dubur berang-berang memiliki wangi vanila, Joanne diharuskan mengambil senyawa dari hewan mamalia tersebut. Namun ia mengatakan hal itu cukup sulit untuk dilakukan, sehingga ia memilih untuk mendekatkan hidungnya untuk mengendus dubur berang-berang.

"Orang berpikir saya gila. Tapi saya katakan pada mereka, tapi berang-berang ini memiliki wangi vanila," jelas Joanne.

Badan pengawas makanan dan obat-obatan di Amerika mengkategorikan castoreum sebagai zat yang aman untuk digunakan. Dan produsen telah menggunakan senyawa tersebut sebagai bahan dasar untuk membuat parfum dan aroma makanan selama 80 tahun.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini