SAP: BlackBerry Tidak Pas dengan Strategi Kami

Gesit Prayogi, Jurnalis · Senin 28 Oktober 2013 05:01 WIB
https: img.okezone.com content 2013 10 27 57 887637 Ruh8DOoUQF.jpg Ilustasi. (Foto: Reuters)

BERLIN - Perusahaan piranti lunak asal Jerman, SAP, tak berminat untuk membeli produsen smartphone, BlackBerry. Hal ini diungkapkan langsung oleh Chief Financial Officer (CFO) perusahaan, Werner Brandt dalam sebuah wawancara.

"BlackBerry tidak pas dengan strategi kami," ucap Brandt. Ia melajutkan bahwa SAP telah menyediakan solusi mobile dan tidak perlu melakukan strategi lain termasuk membeli BlackBerry. Demikian dilansir Reuters, Senin (28/10/2013).

Dulunya bernama Research In Motion (RIM), BlackBerry kini tak berkutik meladeni serbuan produk Apple dan smartphone yang berbasis Android. Bahkan, platform BlackBerry berhasil disalip oleh sistem operasi besutan Microsoft, Windows Phone.

Sementara itu, komentar dari Brandt menyangkal informasi menyebut bahwa SAP, bersama dengan Cisco System Inc, dan Google melakukan pembicaraan perihal akuisisi BlackBerry secara penuh atau parsial.

Pihak Kanada – markas BlackBerry – hingga kini masih menanti pembeli lain di samping Fairfax Financial, yang telah mengajukan tentative sebesar USD9 per lembar saham.

Sejumlah pihak dan perusahaan pun diprediksi akan mengajukan sebuah penawaran ke BlackBerry. Di mana, salah satu pendiri BlackBerry, mantan Bos Apple. John Sculley dan produsen komputer asal China, Lenovo disebut-sebut akan mengajukan tawaran ke BlackBerry.

(gst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini