Batan Perkenalkan Dua Menara Meteorologi Terbaru

Hendra Mujiraharja, Jurnalis · Senin 09 Desember 2013 09:54 WIB
https: img.okezone.com content 2013 12 09 56 909250 7J7Pn3kLJA.jpg Menara terbaru Batan di Pangkal Pinang (foto: Hendra/Okezone)

PANGKAL PINANG - Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) memperkenalkan dua menara meteorologi yang baru, Senin (9/12/2013). Pertama terletak di wilayah Tanjung Ular, Desa Tanjung, Desa Air Putih, Kabupaten Bangka Barat. Kemudian yang kedua ada di Desa Sebakin, Kecamatan Simpang Rimba.

Kepala Bidang Pengkajian Kelayakan Tapak PLTN, Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan), Kurnia Anzhar, mengungkapkan menara ini berfungsi untuk kegiatan penyelidikan yang terjadi dari berbagai aspek, salah satunya adalah topografi yang ada metereologinya secara terus menerus melihat kondisi kegempaan di tapak.

"Ini penting untuk pengukuran metereologi, topografi, penelitian geografi dan oceanografi, kemudian kependudukan juga dan yang lainnnya. Pengukuran metereologi ada empat 10, 40, 60 dan 80 meter," kata Kurnia kepada wartawan.

Dalam kesempatan itu, dengan dua menara ini, Batan nantinya bisa melakukan penelitian kegempaan di delapan titik di Bangka, dan dua di Provinsi Sumatera Selatan.

Seperti diketahui, pembangunan menara meteorologi hanya membutuhkan waktu selama satu bulan. Kurnia lalu menjelaskan alasan menempatkan menara meteorologi di Desa Tanjung.

"Pertama karena deket pantai, berada di daratan tinggi dan deket ke pulau Sumatera. Karena kondisi penyaluran listrik di sini akan menjadi lebih mudah. Penelitian pengujian kelayakan lokasi untuk membagun PLTN minimal lima tahun," tambahnya.

Perlu diketahui juga, penelitian dilakukan melalui pihak ketiga PT Surveyor Indonesia yang berlangsung dari 2011. Bekerjasama dengan perusahaan dari Swiss, dan ini adalah tahun ketiga.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini