Anonymous Ancam Bocorkan Data Pemerintah Maladewa

Andina Librianty, Jurnalis · Sabtu 28 Desember 2013 12:01 WIB
https: img.okezone.com content 2013 12 28 55 918542 fJz3revoMr.jpg Ilustrasi (Foto: Reuters)

MALE - Pemerintah Maladewa pada Oktober lalu merilis pernyataan kepada media, bahwa hacker Anonymous merupakan ancaman bahwa masyarakat. Pasca pernyataan itu, Anonymous segera memberikan respon.

 

Sebagai bentuk tanggapan, Anonymous diduga membocorkan rincian kartu identitas 200 ribu orang, hanya untuk menunjukkan bahwa sistem pemerintah negara kepulauan itu tidak aman. Selanjutnya, mereka mengancam akan meretas lebih banyak jaringan pemerintah.

 

"Kami akan terus menembus website pemerintah, hanya untuk membantu mereka meningkatkan keamanannya. Website yang kami tembus tidak akan rusak permanen dan kami tidak akan merugikan infrastruktur Maladewa," jelas hacktivis tersebut, seperti dilansir Softpedia, Sabtu (28/12/2013).

 

Anoymous mengklaim aksi ini hanya ingin menunjukkan bahwa website pemerintah Maladewa tidak aman.

 

Adapun pihak berwenang setempat, menonaktifkan website maldives.anonymous.lv, yang berisi 200 ribu data penting yang dibocorkan tadi. Namun Anonymous dilaporkan telah menyiapkan subdomain baru.

(adl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini