Angry Birds Masih Ngetren Hingga 100 Tahun

Gesit Prayogi, Jurnalis · Jum'at 24 Januari 2014 15:24 WIB
https: img.okezone.com content 2014 01 24 326 931194 l5sqbNkav2.jpg Angry Birds.

CALIFORNIA – Chief Marketing Officer (CMO) Rovio Peter Vesterbacka mengungkapkan, Angry Birds bukan hanya dibuat untuk saat ini tapi hingga ratusan tahun. Ia yakin, mereknya itu dapat bertahan lama selayaknya Disney.

“Kami tak membuat Angry Birds untuk ratusan hari tapi untuk seratus tahun. Saya memang super ambisius ketika mengatakan memperoleh USD100 juta pada 2010 dan orang lain berfikir bahwa saya gila,  tapi itu sangat penting orang berfikir aku gila untuk mengatakan USD100 juta pada saat itu," kata Vesterbacka seperi dilansir Mcuk, Jumat (24/1/2014).

Dijelaskannya, Rovio lahir sebagai perusahaan mobile game pada 10 tahun lalu dan telah membuat 51 judul game sebelum Angry Birds. “Ada dua miliar kopi Angry Birds di luar sana,” sebutnya.

Lebih lanjut, angka unduhan yang mencapai dua miliar bukanlah bukti bahwa game itu cukup digandrungi dan dikenal. “Tapi kami masih memiliki 200 juta orang yang bermain Andry Birds tiap bulan, setara dengan jumlah warga Twitter,” klaimnya.

“Menjadi sebuah brand merupakan yang paling penting. Ada judul Angry Birds yang tak sukses. Jika ingin serius tentang game Anda harus serius soal marketing dan branding,” paparnya.

Ia mencontohkan, game Mario yang mampu bertahan selama 30 tahun. Juga Hello Kitty dan Micky Mouse yang hingga kini masih menjadi idola.

Dengan sembilan dari 10 orang Amerika Serikat (AS) mengenal Angry Birds dan 93 persen populasi China mengetahui brand burung pemarah itu. Vesterbacka yakin game-nya itu mampu bertahan hingga seratus tahun.

“Ada puluhan ribu produk fisik dan taman yang menggunakan brand Angry Birds,” tuturnya.

Untuk menjadi sebagai merek utama dan sebuah franchise, Angry Birds memang berawal dari game kecil. Vesterbacka pun mengakui Angry Birds masih tertinggal dari Disney. “Kami baru saja mulai,” ujarnya.

(gst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini