Batan Berharap Pemerintahan Baru Lebih Pro Nuklir

Amril Amarullah, Jurnalis · Kamis 14 Agustus 2014 17:23 WIB
https: img.okezone.com content 2014 08 14 56 1024598 TIePdtKzwb.jpg Batan Berharap Pemerintahan Baru Lebih Pro Nuklir (Foto: Amril Amarullah/Okezone)

PONTIANAK - Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) Djarot Sulistiyo Wisnubroto berharap kepada pemerintah baru untuk lebih pro terhadap nuklir yang merupakan energi alternatif jangka panjang dan murah.

 

"Nuklir itu bukan hanya bicara soal energi, tetapi juga sudah menyangkut masalah pertanian, peternakan dan bahkan kesehatan," ujar Djarot kepada Okezone, di Pontianak, Kamis (14/8/2014).

Bahkan, ia meyakini sebagian masyarakat sudah tidak lagi alergi terhadap apa itu yang namanya nuklir, karena itu sudah saatnya dapat dimanfaatkan ke depan nantinya (pemerintahan baru).

Dengan demikian, Indonesia tidak lagi impor pangan, tidak impor peralatan kesehatan lagi. "Dengan begitu kita bisa mengobati masyarakat kita di rumah sakit sendiri dengan peralatan yang ada," jelasnya.

Maka dari itu, dengan teknologi nuklir akan banyak kemajuan dan pastinya Indonesia jauh lebih mandiri. "Itu yang kita inginkan, karena nuklir adalah bagian dari kemandirian tersebut," tuturnya.

Djarot juga mengaku optimis pemerintahan nanti bisa melihat secara realistis terkait di bidang kelistrikan khususnya melalui pembangunan PLTN, karena memang sangat berpotensi sekali.

"Hanya saja saya akui bahwa untuk membuat PLTN itu butuh waktu panjang, tetapi manfaatnya juga bisa untuk jangka panjang," jelas Djarot.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini