Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Masa Kejayaan Windows XP Segera Berakhir

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Rabu 03 September 2014 08:43 WIB
https: img.okeinfo.net content 2014 09 03 325 1033483 WkSostvQPX.jpg Masa Kejayaan Windows XP Segera Berakhir (Foto: PCPro)

CALIFORNIA - Microsoft telah menghentikan dukungan untuk update keamanan pada Windows XP. OS tersebut sebagian pengguna masih digunakan dan sebagian lainnya beralih ke OS Windows yang lebih baru.

Melalui keterangan resmi yang diterima Okezone, Selasa (2/9/2014), menurut penelitian terbaru yang dilakukan oleh Kaspersky Lab bahwa era Windows XP akan segera berakhir. Para ahli Kaspersky Lab menemukan bahwa pengguna Windows XP di seluruh dunia setiap tahunnya mengalami penurunan.

Dengan sistem pemeliharaan yang telah dihentikan oleh Microsoft, ini berarti bahwa produsen tidak akan lagi merilis update keamanan atau memperbaiki kerentanan yang mungkin masih ada dalam sistem. Jika pembuat virus menemukan kerentanan tersebut, maka pengguna XP akan berada di bawah ancaman.

Kaspersky mengungkap proporsi pengguna Windows XP di dunia. Hasil yang didapatkan adalah Vietnam berada di posisi teratas, sebanyak 38,79 persen pengguna lebih memilih untuk bekerja menggunakan Windows XP. Posisi berikutnya adalah China dengan 27,35 persen, India dengan 26,88 persen, dan Aljazair dengan 24,25 persen.

Penelitian mengungkap, masih ada pengguna yang tetap setia dengan sistem operasi legendaris ini. Kira-kira satu dari lima komputer yang dilindungi oleh produk Kaspersky Lab, masih berjalan di bawah Windows XP di Italia (20,31 persen) dan Spanyol (19,26 persen). Sementara sebagian kecil pengguna di Amerika Serikat (4,52%) masih terus menggunakan Windows XP.

"Statistik Kaspersky Security Network menunjukkan bahwa zaman XP akhirnya sudah mendekati ujungnya. Namun, proporsi yang cukup besar dari pengguna masih menjalankan sistem operasi versi lama. Sistem pemeliharaannya telah dihentikan oleh Microsoft, yang berarti bahwa produsen tidak akan lagi merilis update keamanan atau memperbaiki kerentanan yang mungkin masih ada dalam sistem. Jika penulis virus menemukan kerentanan tersebut, maka pengguna XP akan berada di bawah ancaman," kata Vyacheslav Zakorzhevsky, Head of Vulnerability Research Team di Kaspersky Lab.

(ahl)

Berita Terkait

Kematian Windows XP

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini