Share

Laura Basuki Bicara Smartphone & Gaya Hidup

Advent Jose, Jurnalis · Minggu 14 September 2014 07:30 WIB
https: img.okezone.com content 2014 09 13 94 1038658 XL4IYXSYVf.jpg Laura Basuki Bicara Smartphone & Gaya Hidup (Foto : Okezone)

JAKARTA - Pemeran wanita dalam film 'Haji Backpacker', Laura Basuki, menceritakan pengalamannya yang kerap gonta ganti handphone saat SMA dan kuliah. Saat masih duduk di bangku sekolah, setiap ada produk smartphone baru yang disukai pasti dibeli.

“Sering banget dulu waktu zaman kuliah, kalau suka sama satu merek dan keluar produk baru dari merek itu, pasti ganti,” kenang Laura saat berkunjunga ke redaksi Okezone beberapa waktu silam.

Baca Juga: Sinergi KKP dan TNI AL Berantas Penyelundupan BBL Ilegal di Batam

Namun dia mengkui, setelah menikah kebiasaan itu sudah lebih jarang. “Paling ganti setelah dua generasi, misal iPhone  4 beli, 4S-nya nggak beli. Atau iPhone 5 beli, 5S-nya nggak, baru nanti mungkin iPhone 6-nya yang beli,” imbuh Laura.

Wanita berusia 26 tahun ini, juga mengatakan tidak bisa hanya menggunakan satu smartphone saja. Untuk mendukung aktifitas dan pekerjaannya, dia membutuhkan dua perangkat pintar yang berbeda. “Sekarang pakai iPhone 5 dan Galaxy Note 3, dan itu berbeda peruntukannya,” ujarnya.

Kalau Note 3, lanjut wanita ini, memiliki layar lebih lebar, sehingga nyaman untuk browsing, baca dan membalas email, atau pun membuat tanda tangan di email. Sementara iPhone, lebih dipergunakan untuk keperluan hiburan. “iPhone lebih kepada aplikasi, fitur-fitur, bermain game dan lain-lain,” ucap istri Leo Sanjaya ini.

Diakui Laura, selama ini dia menyenangi dan puas terhadap dua platform tersebut.

“Selama ini aku puas banget sama Android, karena bisa mendukung pekerjaan jadi lebih gampang. Sedangkan iOS, asik untuk mainan, download musik di iTunes,” ungkap Laura.

Dalam memilih perangkat pintar, Laura mengaku bukan tipikal yang menyukai smartphone bertampilan stylish dan mahal. Menurutnya, telefon pintar tujuannya mempermudah hidup dan bukan untuk pamer.

“Kadang handphone zaman dulu (jadul) dan sudah jelek, bisa aja dipakainya lebih enak dari handset zaman sekarang, karena lebih mudah pengoperasianya,” kata Laura.

Laura memiliki imajinasi, ke depan dia ingin smarthphone bisa menampilkan percakapan dengan hologram yang tampak nyata.

“Kalau smartphone inginnya nanti seperti di film-film, kalau lagi face-time bisa keluar hologram orangnya,” tutup laura.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini