Picu Unjuk Rasa, Instagram Diblokir di China

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Senin 29 September 2014, 18:51 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2014 09 29 325 1045999 xFDFWv3KTD.jpg Picu Unjuk Rasa, Instagram Diblokir di China (Foto: Money.cnn)

BEIJING - Pemerintah China memblokir akses Instagram setelah muncul gambar yang memperlihatkan pengunjuk rasa pro-demokrasi di Hong Kong membanjiri aplikasi media sosial.

Dilansir Money.cnn, Senin (29/9/2014), pengguna di Hong Kong mengunggah gambar yang menunjukkan bentuk protes masif pro-demokrasi dan respon yang kuat dari polisi, yang menggunakan gas air mata serta semprotan merica pada kerumunan demonstran.

Pembicaraan tentang protes demonstran itu telah diblokir di media sosial lainnya di China. Sensor diperluas untuk menghentikan penyebaran foto unjuk rasa pada Minggu, yang meliputi layanan berbagi foto yang dimiliki Facebook tersebut.

Instagram merupakan salah satu dari aplikasi media sosial yang bukan berasal dari perusahaan China dan masih dapat diakses di Negeri Tirai Bambu tersebut. Akan tetapi, pengamat telah lama berspekulasi bahwa aplikasi tersebut kemungkinan dapat diblokir di China.

Seperti diketahui, Facebook, YouTube dan Twitter telah diblokir di China. Juru bicara Instagram tidak langsung mengomentari pemblokiran tersebut.

Akan tetapi, data dari layanan monitoring blockedinchina.net dan GreatFire.org menunjukkan bahwa Instagram diblokir. Bahkan kabarnya di jejaring sosial Weibo (website serupa Twitter di China), pengguna tidak diizinkan melakukan pencarian kata 'Instagram'.

"Sesuai dengan hukum, peraturan dan kebijakan, hasil pencarian dari Instagram tidak dapat ditampilkan," kata Weibo. Instagram akan tetap dapat diakses di Hong Kong, yang berada di luar kebijakan sensor pemerintah Beijing, China.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini