Mac OS X Rawan Serangan Malware?

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Kamis 02 Oktober 2014, 15:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2014 10 02 325 1047352 51iHEqaDkg.jpg Mac OS X Rawan Serangan Malware? (Foto: Wikipedia)

JAKARTA - Para ahli Kaspersky Lab telah memperhitungkan peluang dari program jahat menyerang perangkat Mac OS X. Menurut data Kaspersky Security Network, pengguna aktif internet menemukan malware dalam sebuah perangkat Mac OS X setidaknya 10 kali dalam setahun.

Melalui siaran pers yang diterima Okezone, Kamis (2/10/2014), Kaspersky mengungkap data mengenai serangan malware. Dalam delapan bulan pertama di 2014, Kaspersky Lab mencatat hampir 1,000 serangan unik yang menyerang perangkat Mac.

Terdapat potensi sebesar 3 persen bahwa komputer Mac OS X dapat terinfeksi. Terdapat 1800 sampel program jahat dari berkas Mac OS X yang ada di koleksi Kaspersky Lab.

Malware Mac OS X yang paling menonjol dalam koleksi yang dimiliki Kaspersky Lab termasuk Callme backdoor, yang memberikan akses ke dalam sistem bagi para penjahat siber dan sebagai fungsi tambahan, mencuri kontak pemiliknya.

Backdoor yang lainnya, Laoshu, bekerjasama dengan developer terpercaya, pembuat malware yang sedang bersiap untuk mendistribusikan malware tersebut melalui AppStore. Fungsi dari Laoshu adalah untuk memotret layar setiap menit.

Malware yang juga tak kalah populernya adalah Ventir, yang menyediakan fungsi remote control tersembunyi dan bisa mengunci tombol. Dalam koleksi Kaspersky Lab ini juga terdapat Phone spy, yaitu file encryptor pertama untuk OS X dan malware pencuri Bitcoin pertama untuk OS X.

“Dalam empat tahun terakhir, bentangan ancaman Mac telah berubah secara signifikan – dari kasus terisolasi hingga wabah global yang disebabkan oleh Flashback worm, yang mana 700.000 perangkat Mac terinfeksi di seluruh dunia pada tahun 2011. Itu merupakan titik puncaknya; setelah itu kami melihat ratusan program jahat baru untuk perangkat-perangkat Mac setiap tahunnya. Selain itu, Mac OS X pernah menjadi fokus pemberitaan operasi mata-mata seperti The Mask/Careto dan Icefog,“ kata Eugene Kaspersky, Pimpinandan CEO Kaspersky Lab.

Menurut data Kaspersky Lab, pengguna di Amerika Serikat dan Jerman mendapatkan serangan yang paling banyak pada 2013-2014 dengan jumlah serangan yang mencapai 66,000 deteksi di kedua negara tersebut. Untuk daftar lima negara lainnya seperti Inggris, Kanada, Spanyol, Italia dan Australia yang mengalami jumlah serangan sebanyak 7.700 deteksi.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini