Di Asia Tenggara, Indonesia Paling Siap Bangun PLTN

Amril Amarullah, Jurnalis · Selasa 14 Oktober 2014 11:46 WIB
https: img.okezone.com content 2014 10 14 56 1051916 0M0tdEpu4I.jpg Kepala Batan Djarot Sulistio Wisnubroto (foto; Okezone)

JAKARTA - Kekayaan uranium yang ada di Indonesia, memang memiliki Potensi yang besar untuk digunakan sebagai energi baru pembangkit listrik. Dan dapat dimanfaatkan sebagai cadangan untuk krisis energi yang akan dihadapi.

Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) mencatat tingkat Potensi sumber daya uranium di seluruh Indonesia mencapai 70 ribu ton U308 dan Thorium 125 ribu ton Th.

Namun, hasil dari sumber daya alam tersebut harus melalui proses yang panjang, untuk dapat diolah menjadi bahan bakar yang siap pakai dan bisa dimanfaatkan untuk pembangunan PLTN nanti.

Dan melihat proses yang panjang, serta pasokan listrik yang ada di Indonesia saat ini. “Masih butuh waktu lama untuk Indonesia membutuhkan sebuah PLTN untuk pasokan listrik baru,”jelas Djarot Sulistio Wisnubroto, Kepala Batan kepada Okezone, Selasa (14/10/2014), di sela acara Training Meeting On Best Practices in the Uranium Production Cycle, di Jakarta.

Djarot menjelaskan bahwa bahwa PLTN memiliki banyak manfaat dan keuntungan. Salah satunya adalah pasokan listrik yang stabil, bahan bakar yang irit. Dan melihat Potensi sumber uranium dan thorium di Indonesia, sudah bisa diproyeksikan untuk pembangunannya nanti.

"Indonesia sendiri bahkan bisa dibilang lebih siap, jika dibandingkan dengan negara-negara berkembang tetangga lainnya," tutup Djarot. (Wahyu)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini