Startup Game Lokal 'Nightspade', Bermodal Dengkul hingga Mancanegara

Wahyu Noor Hasan, Jurnalis · Selasa 28 Oktober 2014 11:29 WIB
https: img.okezone.com content 2014 10 28 207 1057850 startup-game-lokal-nightspade-bermodal-dengkul-hingga-mancanegara-SC3Y7bet87.jpg Tim startup game lokal Nightspade berawal hanya 4 orang kini sudah menjadi besar (foto: Facebook)

JAKARTA - Mengawali karirnya sebagai pengembang game untuk ponsel, Nightspade.com hanya bermodalkan sebuah notebook dan tim yang terdiri dari empat orang pekerja IT. Seiring perjalanan waktu, melalui kerjasama tim dan kemampuan dalam pemrosesan coding, Nightspade.com akhirnya kini bisa menghadirkan game untuk perangkat mobile berbasis Android dan iOS di seluruh negara.

“Kami hanya terdiri dari empat orang dalam satu tim, dan ketika itu belum ada kantor untuk ngepost. Karena kami semua kebetulan dalam satu bidang yang sama, IT, akhirnya bekerja sama untuk mencoba membuat game dan syukurnya sekarang di senangi,” ujar Gerry, CEO dari Nightspade kepada Okezone, di Jakarta.

Lanjutnya, saat-saat pertama berdiri tim belum memiliki modal yang besar. Modal awal sendiri, dikumpulkan dari bisnis sampingan, seperti percetakan yang dikerjakan. Namun, kantor yang menjadi tujuan utama, akhirnya bisa didapatkan sebagai tempat atau pusat aktivitas kerja.

“Modal yang kami awali adalah dari patungan perorangan dan tidak sedikit juga dari hasil usaha sampingan, seperti di bisnis percetakan. Akhirnya kami bisa sewa kantor, sehingga aktivitas kerja dalam satu tempat bisa lebih berkonsentrasi,” tambahnya.

Awalnya berdiri Nighspade adalah orang-orang yang gemar dalam bidang IT, meski semua tidak dari kampus yang sama. Namun solidaritas hubungan bisa terbentuk dengan baik, untuk membentuk tim. Setiap orang memiliki fungsi yang ganda, karena dalam proses pengembangan game butuh beberapa divisi, seperti desain grafis, tim Research dan Programmer.

“Kita semua awalnya memang di bidang IT dan sangat menyukai pembuatan game sendiri yang bisa dibilang udah jadi hobi. Akhirnya, kami buat sebuah game untuk bisa dinikmati semua,” jelasnya.

Hasil karya Nightspade

Notebook yang menjadi teman sekaligus modal untuk mengembangkan bisnis, Nightspade akhirnya telah berhasil mengembangkan beragam game untuk platform Android dan iOS. Dan melihat dari kebiasaan, serta jumlah pengunduh yang ada di kedua Market Store platform, game simulasi dan balap memang menjadi yang paling diminati. Namun, simulasi dalam gambar kartun menjadi sorotan utama, karena diranah tersebut belum banyak diisi.

Kekosongan yang diisi oleh Nightspade akhirnya membawa hasil, beberapa game kembangannya telah meuai sukses. Nightspade berhasil menghadirkan beberapa game untuk Android dan iOS, seperti Animal Pirates, Nuclear Outrun, Give a Dam, Stack The Stuff – Xmas, Stuck The Stuff, Mad Warrior yang sudah resmi hadir dikedua platform sejak tahun 2011 hingga 2014.

Perkembangan

Berawal dari tim yang hanya terdiri dari empat orang dan belum memiliki tempat kantor resmi. Dengan kekompakan tim dan keseriusan, modal yang berawal dari patungan dan bisnis sampingan tersebut kini bisa dikembangkan dengan baik. Nightsapde berhasil memiliki kantor resmi sendiri yang berada dibilangkan Bandung, dan kini jumlah rekan kerja yang tergabung di dalamnya pun bertambah menjadi 16 orang.

Pemasukan yang didapat dari Nightspade pun kini semakin bertambah, modal yang dulu hanya sebuah notebook dan tempat yang berpindah-pindah sebagai aktivitas kerja. Kini berkembang dengan adanya kantor tetap, dan pemasukkan pun bertambah. Hanya saja sayangnya, Gerry tidak bisa mengkonfirmasi besarnya pemasukan yang didapat. Hanya saja, pemasukkan yang didapat oleh Nightspade sendiri, berasal dari iklan dan user yang berbayar.

“Pokoknya lumayan deh mas, dari awal nggak punya kantor kini ada. Dan tim juga bertambah menjadi 16 orang. Kita juga bisa memberi gaji ke enam belas orang ini, dan membayar sewa kantor dan biaya aktivitas bulanannya, jadi bisa dibilang lumayan besarlah,” ujar Gerry.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini