Aplikasi 'Inponsel' Sediakan Ragam Informasi Smartphone Terkini

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Kamis 30 Oktober 2014 09:01 WIB
https: img.okezone.com content 2014 10 29 207 1058644 aplikasi-inponsel-sediakan-ragam-informasi-smartphone-terkini-42KqNjhy5L.jpg Aplikasi Inponsel Sediakan Ragam Informasi Smartphone Terkini (Foto: Play.google)

JAKARTA - Beragam aplikasi bermunculan di platform Android, salah satunya Inponsel. Aplikasi yang memudahkan pengguna untuk mendapatkan konten informasi terkini mengenai smartphone ini tersedia di Google Play Store dan dapat diunduh secara gratis.

Uteng Iskandar, founder startup InPonsel kepada Okezone mengatakan, tujuan dibentuknya Inponsel ialah membuat sebuah platform yang dapat memudahkan masyarakat dalam mendapatkan konten di internet. Dalam hal ini konten yang berkaitan dengan telepon genggam.

"Itulah alasan mengapa kami begitu ngotot membangun aplikasi InPonsel secara full native. Tujuannya selain untuk memudahkan pencarian, agar konten dapat terdistribusi dengan akurat dan terstruktur," tutur Uteng.

Inponsel Sebagai Ekosistem

Ia mengatakan, InPonsel ingin menjadi sebuah ekosistem yang dapat menghubungkan elemen-elemen di lingkungan telepon genggam.

"Program ini sebenarnya sudah dimulai pada versi sekarang (versi 2.2.0), melalui fitur langganan berita, di mana user sudah dapat berlangganan berita untuk tipe ponsel tertentu. Contohnya pengguna ponsel A, sekarang memungkinkan penggunanya mendapatkan pemberitahuan secara realtime ke ponsel apabila ada update berita untuk ponsel A. Inilah maksud “terhubung” tadi, konten dan penggunanya bisa saling terhubung," jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, Inponsel yang didirikan oleh tiga orang dan memiliki total anggota tim lima orang ini sedang mengembangkan fasilitas Forum diskusi. "Dengan fitur ini nantinya user bisa saling terhubung satu sama lain, baik berdasarkan demografi ataupun product interest. Kita tambahkan juga fasilitas messaging agar mereka dapat berinteraksi langsung disitu," ungkapnya.

Ia mengatakan, Inponsel mendapatkan bantuan melalui investor. "Kami mendapatkan suntikan modal dari seorang angle investor. Tapi dana dari angle investor ini kami alokasikan untuk kebutuhan di luar operasional, seperti sewa kantor dan perijinan membuat PT. Sedangkan, untuk operasional masih menggunakan dana sendiri yang didapat secara bootstrapping dari projek-projek eksternal yang kami dapat dari perusahaan lain," terangnya.

Uteng menjelaskan bahwa untuk mengembangkan Inponsel, tidak dibutuhkan peralatan teknologi yang khusus. "Dalam membangun InPonsel kami memanfaatkan teknologi yang sudah ada. Jadi tidak ada yang spesial untuk hal ini. Tapi kami memaksimalkan teknologi-teknologi tersebut untuk menghasilkan platform yang ramah di sisi user. Yaitu dengan membuat aplikasi yang full native, sistem pencarian yang personalise dan database yang terkostumisasi," jelasnya.

Target yang Dicapai Inponsel

Startup Inponsel tahun ini masih mengembangkan aplikasi atau product development. "Targetnya adalah merampungkan fungsi jejaring sosial dan website. Untuk monetising dan akuisisi user kami akan memulainya awal tahun depan," ujar Uteng.

Uteng mengatakan, dalam tim pengembang Inponsel, mereka memiliki bidang ahli pada programming. "Untuk posisi developer pastinya harus punya pemahaman programing. Tidak wajib expert. Tapi untuk di tahap awal ini agaknya butuh yang punya passion kuat, sebab bakal dituntut banyak untuk bisa mempelajari hal-hal baru dengan cepat," pungkasnya.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini