Game 'Sakitnya Dimana : Disini' Buatan Developer Yogyakarta

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Senin 03 November 2014 09:30 WIB
https: img.okezone.com content 2014 11 03 326 1060214 game-sakitnya-dimana-disini-buatan-developer-yogyakarta-agNkYyaEDl.jpg Game 'Sakitnya Dimana : Disini' Buatan Developer Yogyakarta (Foto: Amagine Interactive)

JAKARTA - Developer game asal Yogyakarta, Amagine Interactive mengumumkan kehadiran game terbaru buatan mereka. Game gratis yang meluncur di OS Android ini berjudul 'Sakitnya Dimana : Disini'.

"Semakin tingginya demam kegalauan dan sakit hati yang melanda masyarakat menginspirasi Amagine Interactive untuk membuat game yang memberitahukan bahwa rasa sakit itu tidak hanya ada di hati, tapi juga di berbagai bagian tubuh yang lain. Karena itulah Amagine Interactive merelease game Sakitnya Dimana," kata Dennis Adriansyah Ganda, Founder and CEO of Amagine Interactive kepada Okezone.

Di dalam game Sakitnya Dimana, pemain dapat menebak bagian tubuh yang merasakan sakit ketika disebutkan sebuah rasa sakit. Misalnya 'kelilipan - sakitnya tuh di mata', makan makanan 'pedas -sakitnya tuh di mulut', sedangkan 'pilek - sakitnya tuh di hidung' dan sebagainya. Game Sakitnya Dimana dapat diunduh di Google Play Store atau melalui link bit.ly/SakitnyaDimana.

Amagine Interactive merupakan game developer dari Yogyakarta. Mereka juga yang menciptakan game mobile seperti Mbaktin Ekstrak Kulit Manggis. Game tersebut telah terunduh lebih dari 75 ribu sejak dirilis pada 5 Agustus 2014.

Untuk game 'Sakitnya Dimana : Disini', game tersebut memerlukan Android versi 2.3 atau versi di atasnya. Game bergenre Trivia ini juga akan meluncur di iOS.

Dennis mengungkapkan, anggota tim di Amagine Interactive berasal dari kampus UGM, fakultas teknik jurusan teknologi informasi (TI). Sembilan anggota ini terdiri dari artist, producer, desainer serta programmer. "Sejak pertama total game yang pernah kita bikin dan kita bikin bareng orang lain ada 13 game. Yang bisa di-download di Playstore ada 10 game," jelasnya.

Amagine Interactive menciptakan aplikasi dengan mesin game Unity. "Dia (Unity) bisa 3D, tetapi kita masih 2D. Secara teknologi, (Unity) enak, mudah dan gampang diajarkan," tambahnya.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini