nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah Perempuan Tangguh di Tubuh Perusahaan Teknologi

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Jum'at 07 November 2014 16:18 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2014 11 07 207 1062432 kisah-perempuan-tangguh-di-tubuh-perusahaan-teknologi-FuEMjKyGMF.jpg Yessie D. Yosetya, Vice President Digital Service Delivery PT XL Axiata (Foto: Ahmad Luthfi/Okezone)

JAKARTA - Isu gender bukan hal yang patut dipersoalkan dalam sebuah organisasi perusahaan IT atau telekomunikasi. Siapapun bisa maju menjadi eksekutif dan dipromosikan, baik itu dari kalangan laki-laki atau perempuan.

Okezone berkesempatan bertemu dengan salah satu figur perempuan yang bergelut di bidang IT, yang mana umumnya didominasi oleh kalangan laki-laki. Yessie D. Yosetya, Vice President Digital Service Delivery PT XL Axiata diangkat sebagai Vice President Digital Service Delivery pada Desember 2013, sebelumnya menjabat sebagai General Manager mobile-Finance sejak November 2011.

Ia memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun di industri telekomunikasi, terutama di bidang IT. Bergabung dengan XL pada tahun 2003 dan pada jabatannya saat ini bertanggung jawab untuk pengembangan bisnis digital services, termasuk mobile-Finance, mobile-Advertising, Internet of Things dan digital-Entertainment di XL Axiata.

Yessie, sapaan akrab ibu dengan dua anak ini menceritakan awal kisah bekerja di PT XL Axiata pada 2003. "Pada saat itu, sangat menarik karena 2002-2003 itu XL masih sangat kecil. Saya masuk itu, pelanggannya hanya sekitar 1,5 juta pelanggan. Post-paid hanya sekitar 20 ribu pelanggan." kata Yessie.

Yessie merupakan lulusan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) yang mengambil teknik elektro dan sempat bekerja di bidang IT di XL selama 8 tahun, dari sejak 2003 hingga 2011. "Saya bergabung di XL, karena saya punya keahlian, saya ngerti network, tim-nya IT perlu orang untuk mentranslasikan antara dua dunia, IT sama network. Saya translator-nya," tuturnya.

Selama masa jabatannya, ia banyak membantu kemajuan perusahaan terutama dalam inovasi teknologi 'billing system'. "Jd saat itu, kita memang investasi cepat . Jadi harus ada yang berubah, saat itu CTO (chief technology officer) bilang oke, cost kita paling mahal apa? kalau di dunia seluler, cost yang paling mahal, alat namanya IN (Intelligent Network). Apa yang bisa kita lakukan di sini, jadi tahun 2002/2003, kita bikin convergence billing," ujarnya.

Menurutnya, inovasi diperlukan untuk efisiensi cost perusahaan. "Jadi kita replace IN-nya dengan general purpose computer, karena kalau pakai komputer lebih murah. Kita yang pertama kali meluncurkan convergence billing, convergence antara postpaid dan pre-paid sama, bergabung dan kemudian melakukan perhitungan untuk charging," terangnya.

"Kalau di operator seluler lainnya, biasanya charging billing ada dua, satu buat postpaid, satu buat prepaid. Prepaid pakai IN, postpaid pakai IT. Nah kita (XL) 2002-2003 sudah gabung (konvergensi teknologi tersebut)," tuturnya.

Ia mengatakan, GPRS masuk (sekira 2003), pihaknya pertama kali yang membuat sistem 'charging' berdasarkan URL pada 2003. "Kita lakukan charging pada saat GPRS, proyek pertama saya adalah GPRS. Kita banyak melakukan inovasi dari sisi charging dan billing," ungkapnya.

Ia menuturkan, perkembangan jumlah pelanggan XL dari waktu ke waktu mengalami pertumbuhan yang signifikan. "Perkembangan XL dari mulai 1,5 jt, kemudian 4 juta, kemudian dobel naik lagi. Pada saat saya handle IT, kita itu handle hingga sekitar 36 juta pelanggan. Lalu saya pindah ke digital service," jelasnya.

"Waktu handle IT, saya bergabung itu sebagai spesialis network, kemudian jadi manajer untuk development-nya, yang mengurus tarif, caranya membuat charging-nya. Naik jadi GM (general manager), pegang development sama operation. Lalu, kita pecah, saya khusus network. Sekarang mulai mikirin bisnis," paparnya.

Pelanggan layanan data atau internet XL saat ini mencapai 32 juta atau 51 persen dari total pelanggan. Sementara total pelanggan XL hingga saat ini mencapai sekira 62,9 juta pelanggan.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini