Inilah Teknologi Mainan Pintar untuk Anak-Anak

Advent Jose, Jurnalis · Selasa 17 Februari 2015 18:22 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2015 02 17 326 1107147 inilah-teknologi-mainan-pintar-untuk-anak-anak-I2AusZn3N4.jpg CogniToys yang berbentuk dinosaurus kecil (foto : Pcauthority)

NEW YORK - Banyak anak-anak di era merebaknya perangkat digital seperti sekarang, semakin mahir menggunakan alat tersebut. Namun jika terlalu berlebihan menggunakan perangkat pintar untuk menyenangkan si buah hati, justru bisa berdampak negatif.

Dikutip Pcauthority, Selasa (17/2/2015), dibutuhkan pendamping saat si kecil bermain dengan aplikasi atau game yang ada di dalam tablet atau smartphone. Tetapi kendalanya orang tua tidak selalu bisa menemani anaknya saat bermain.

Sebuah mainan pintar yang diciptakan oleh perusahaan bernama Elemental Path diperuntukan bagi anak-anak. CogniToys diklaim mampu menjembatani kesenjangan antara aplikasi permainan yang ada di smartphone dengan ketiadaan pendamping bagi si kecil saat bermain. Karena alat ini bisa sekaligus menjadi pendamping si kecil saat bermain.

CogniToys diciptakan dalam bentuk dinosaurus kecil yang lucu sehingga cocok sebagai mainan anak-anak. Di bagian perutnya terdapat fitur cerdas yang terhubung ke internet. Untuk mengaktifkannya pengguna dapat menekan bagian tombol tersebut.

Mainan ini dapat diajak bercakap-cakap bahkan menjawab pertanyaan. Tidak hanya itu, CogniToys pun dapat mendenger serta membuat cerita menarik, sehingga diklaim akan membantu mengembangkan kepribadian buah hati.

Mainan ini juga dikatakan dapat belajar dan memahami anak dari waktu ke waktu. Bahkan dapat menyesuaikan respon untuk mencocokan tingkat pendidikan si kecil sambil juga mengajarkan topik topik baru bagi perkembangan anak.

Hal itu dimungkinkan karena mainan ini disokong langsung oleh IBM melalui teknologi super komputernya,Watson. Elemental Path berhasil memenangkan kompetisi mobile App Developer Challenge yang diselenggarakan oleh IBM, sehingga mereka memperoleh akses ke superkomputer milik IBM tersebut.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini