Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perbedaan Kental Fenomena Gerhana Matahari & Bulan

Wahyu Noor Hasan, Jurnalis · Sabtu 21 Maret 2015 10:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2015 03 20 56 1121806 perbedaan-kental-fenomena-gerhana-matahari-bulan-zxyfkcDIW6.jpg Foto Gerhana Matahari & Gerhana Bulan (Foto : Mirror)

CALIFORNIA – Fenomena terjadinya gerhana Matahari dan Bulan memang hampir sama, salah satunya adalah memiliki ukuran yang sama saat dilihat dari Bumi. Namun, fenomena tersebut juga memiliki perbedaan yang cukup kental, baik waktu kejadian maupun dampaknya.

Berikut diinformasikan perbedaan kental fenomena kejadian gerhana Matahari dan Bulan yang akan terjadi, serta bisa dirasakan oleh penduduk Bumi. Seperti dikutip dari Mirror, Jumat (20/3/2015).

Cara Terjadi Gerhana

Gerhana Matahari terjadi saat Bulan lewat di depan Matahari, Bulan mengaburkan bintang induknya dan menjadi siluet gelap bermata dengan cahaya di tepi lingkarannya. Bayang-bayang Bulan yang berbentuk kerucut menutupi sebagian permukaan Bumi.

Sedangkan berbeda dengan gerhana Bulan, terjadinya gerhana Bulan karena waktu peredaran Bumi berada tepat diantara Bulan dan Matahari. Saat kejadian, bayang-bayang Bumi menutup permukaan Bulan atau bisa dibilang bahwa Matahari, Bumi dan Bulan terletak persis pada satu garis lurus.

Waktu Kejadian

Gerhana Matahari diprediksi dapat terjadi rata-rata 2,4 tahun sekali, namun tidak selama kejadian gerhana tersebut ada terjadi gerhana Matahari Total. Terkadang, hanya sebagian wilayah tertentu saja yang dapat merasakan gerhana Matahari secara total.

Untuk gerhana Bulan sendiri, waktu kejadiannya diprediksi terjadi dalam waktu 2,5 tahun sekali. Namun, kejadian gerhana Bulan seringkali lebih lama dibanding dengan kejadian gerhana Matahari, karena Bumi melemparkan bayangan relatif lebih besar.

Dampak Kejadian

Berbeda dengan Bulan, gerhana Matahari lebih memiliki dampak yang besar dibandingkan dengan gerhana Bulan. Sebagian besar wilayah yang terkena gerhana Matahari akan tertutup sinarnya beberapa waktu lalu, serta akibat kejadian yang dilihat secara langsung dengan mata telanjang dapat membuat retina mata seseorang terbakar.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini