Penerima Beasiswa Kominfo Berhasil Luncurkan Roket Belanda

Wahyu Noor Hasan, Jurnalis · Kamis 02 Juli 2015, 11:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2015 07 02 56 1174972 penerima-beasiswa-kominfo-berhasil-luncurkan-roket-belanda-U5dh2MbaWj.jpg Gambar Dwi Hartanto dan Roket Kembangannya (Foto : Kominfo)

JAKARTA – Alumni Penerima Beasiswa S2 Luar Negeri Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) tahun 2007, Dwi Hartanto, berhasil meluncurkan Satelit Launch Vehicle (SLV) dari fasilitas roket dan alat tempur Ministerie van Defensie atau Kementerian Pertahanan Belanda. Roket tersebut untuk membawa muatan dari Bumi dengan modul Scientifiec orbital payload di orbit 347 KM/.

SLV merupakan roket yang disandikan dengan kode nama TARAV7s atau dikenalkan dengan nama The Apogee Ranger V7s, yang diklaim dibangun dengan teknologi canggih. Roket ini merupakan rancangan roket jenis tiga tingkat yang menggunakan hybrid engine dengan sistem aerodinamik aktif dan sistem komputer serta kendali roket modern.

Inovasi yang dikembangkan dalam desain roket SLV adalah implementasi sistem aerodinamikaktif yang dikontrol oleh Stability Augmentation System (SAS) dan modul-modul Internal Measurement Unit (IMU). Sistem ini diklaim mampu menetralisir gangguan-gangguan seperti perubahan arah angin yang masif dan tiba-tiba, perubahan dan keadaan lapisan-lapisan atmosfir, medan magnet.

Selain itu, roket TARAV7s ini juga memecahkan rekor pada kategori supersonic liftoff dan pencapaian titik jelajah apogee 23 persen lebih tinggi untuk jenis kelas roket yang sama. Roket TARAV7s dengan diameter 310mm yang dilengkapi dengan hybrid engine dan stabilisator aerodinamika aktif tersebut mampu memberikan trust 200 kN secara optimal.

Seperti dikutip dari laman Kominfo.go.id, Kamis (2/7/2015), peluncuran roket SLV dengan sandi TARAV7s, merupakan keberhasilan kedua atas pengembangan dan pengorbitan roket yang bernama Delfi-n3Xt pada 2009 lalu yang dilakukan oleh Dwi Hartanto dan Tim.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini