4G LTE Smartfren Miliki Coverage 78% di Indonesia

Advent Jose, Jurnalis · Jum'at 02 Oktober 2015 19:18 WIB
https: img.okezone.com content 2015 10 02 207 1225170 4g-lte-smartfren-miliki-coverage-78-di-indonesia-tVXgXY4NrW.jpg 4G LTE Smartfren Miliki Coverage 78% di Indonesia. Direktur Smartfren Roberto Saputra, (Foto: Advent Jose/Okezone)

JAKARTA - Bicara soal 4G LTE, tidak melulu harus selalu berpegang pada speed alias kecepatan aksesnya. Namun, cakupan area yang bisa dijangkaunya (coverage) juga penting untuk diperhatikan.

Demikian disampaikan oleh Direktur Smartfren, Roberto Saputra, saat berbincang kepada wartawan di Jakarta, Jumat (2/10/2015).

Roberto mengatakan, jika hanya speed yang dipentingkan, maka hanya wilayah tertentu saja yang dapat merasakan akses internet cepat (4G) tersebut. Jika demikian, lanjut Roberto, jaringan cepat itu tidak akan memberikan banyak manfaat karena sekarang eranya mobile.

"Jika internetnya cepat tetapi cakupannya lemah, maka jika orang bergerak (mobile) dia akan kehilangan sinyal di tempat tertentu yang wilayah tersebut belum tercover oleh 4G LTE dari operator tersebut, itu kan sama saja bohong," kata Roberto lagi.

Senada diungkapkan Head of Device Smartfren, Sukoco Purwokardjono. Dia mengatakan, Smartfren justru lebih terfokus pada pembenahan coverage (cakupan), tetapi mereka mengklaim juga tetap menetapkan standar speed yang bisa dicapai melalui jaringan 4G miliknya.

"Berdasarkan data dari Open Signal, cakupan 4G LTE Smartfren sudah menjangkau 78 persen area di seluruh Indonesia. Kami bangga dengan hasil laporan yang ditunjukan oleh laporan LTE update di kuartal ketiga dari Open Signal," ucap Sukoco.

Smarfren memiliki standar akses kecepatan internet 4G yakni minimal 2 Mbps, sementara untuk top speed-nya bisa mencapai di atas 70 Mbps. "Kapasitas 2 Mbps saya rasa cukup jika hanya digunakan untuk browsing dan akses video tanpa buffering," kata Sukoco.

Menyinggung kembali soal laporan Open Signal tadi, tambahnya, cakupan 4G LTE miliki Smartfren berada pada peringkat 32 dunia.

Laporan Open Signal itu menyebut, posisi Indonesia yang berada pada peringkat 64 dari 68 negara yang disurvei. Meski baru setahun mengimplementasikan 4G, jaringan LTE Indonesia telah mencakup 43 persen wilayah.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini