Daftar 40 Negara yang Kebagian iPhone 6 Terbaru

Advent Jose, Jurnalis · Sabtu 10 Oktober 2015 09:07 WIB
https: img.okezone.com content 2015 10 09 57 1229435 daftar-40-negara-yang-kebagian-iphone-6-terbaru-K9UeihjcQY.jpg ilustrasi (foto : Qz)

CUPERTINO - Dua iPhone terbaru, 6s dan 6s Plus, akan kembali dirilis di 40 negara baru yang dimulai dari Taiwan pada bulan ini. Sebelumnya diketahui, ketika pertama kali dirilis smartphone itu hanya dirilis di 12 negara saja.

Beberapa daftar dari negara tersebut antara lain, Andorra, Austria, Belgia, Bosnia, Bulgaria, Kroasia, Republik Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Yunani, Greenland, Hungaria, Islandia, Irlandia, Isle of Man, Italia, Latvia, Liechtenstein, Lithuania, Luksemburg, Maladewa, Meksiko, Monako, Belanda, Norwegia, Polandia, Portugal, Rumania, Rusia, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Swedia, Swiss, dan Taiwan.

Beberapa Apple Fanboy di Taiwan rela mengantre hingga 60 jam lamanya, untuk membeli ponsel anyar tersebut di toko resmi Apple dan mitra distributor resmi di negara tersebut.

Sementara di Swedia sebuah toko bernama Telia telah diserbu oleh pelanggan yang ingin membeli iPhone 6s itu. Sedangkan di Rusia, para penggila iPhone membeli ponsel pintar itu tidak dengan cara mengantre, melainkan memesannya menggunakan taksi.

Demikian juga yang terjadi di Italia, beberapa orang penggemar iPhone juga berbaris rapi di depan Apple Store di Campi Bizenzio.

Dengan demikian, hal ini menandai telah dimulainya rilis gelombang kedua iPhone terbaru di sejumlah negera. Artinya, pascagelombang kedua ini, totalnya telah ada 52 negara yang telah disambangi oleh iPhone 6s dan 6s Plus.

Beberapa negara seperti Bahrain, Yordania, Kuwait, Qatar, Arab Saudi, dan UEA akan mendapatkan iPhone 6s pada 10 Oktober. Adapun Israel akan mendapatkannya pada 15 Oktober. Sehari setelahnya, yakni 16 Oktober, India, Kazakstan, Makedonia, Malaysia, Malta, Montenegro, Afrika Selatan, dan Turki akan juga turut menyusul.

Terakhir, dalam daftar 40 negara tersebut, nama Belarus, Guam, Moldova, Serbia, Korea Selatan, dan Ukraina juga masuk dalam perhitungan. Meski demikian, nama Indonesia belum terlihat muncul dalam daftar keterangan itu seperti dikutip dari Ibtimes, Sabtu (10/10/2015).

(ose)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini