Tokopedia Bicara Soal Tantangan E-Commerce

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Senin 26 Oktober 2015 19:35 WIB
https: img.okezone.com content 2015 10 26 207 1238483 tokopedia-bicara-soal-tantangan-e-commerce-h9Q6puTfQN.jpg (Foto: Tokopedia)

JAKARTA - Pelaku industri e-commerce harus memeras otak agar semakin kompetitif di pasar. Perusahaan e-commerce seperti Tokopedia misalnya, menyasar bisnis marketplace yang memungkinkan orang untuk berjualan melalui platform mereka.

Igor Irendy, Internet Marketing Specialist Tokopedia, kepada Okezone, Senin (26/10/2015) mengatakan, hal pertama yang harus dilakukan perusahaan ialah edukasi. Ini untuk mengajak orang mau berbisnis melalui platform online yang aman, serta mudah dalam registrasi maupun pengelolaan marketplace tersebut.

Edukasi bisa dilakukan dalam berbagai cara. Salah satunya, perusahaan menggelar event roadshow kota-kota besar di Indonesia. Event offline tersebut dilakukan untuk merangsang orang berjualan di platform Online, meningkatkan 'brand awareness', dan melalui kegiatan workshop atau seminar.

Selain edukasi, hal lainnya ialah inovasi. Inovasi perlu untuk mengikuti perkembangan pasar serta menawarkan fitur yang berbeda dibanding kompetitor. Misalnya, Tokopedia menawarkan 'Lucky Deal' untuk penjual dan pembeli.

Dengan demikian, pembeli yang aktif bertransaksi dan mendapatkan tanda berwarna biru di Tokopedia akan mendapatkan cashback hingga 5 persen serta diskon sebesar 20 persen. Fitur ini juga diklaim menguntungkan dari sisi penjual, karena dengan logo tertentu (warna hijau) yang disematkan pada penjual, maka penjual semakin dapat dipercaya oleh pembeli.

Brand Ambassador

Tokopedia beberapa hari lalu mengangkat brand ambassador Isyana Sarasvati. Menurut Antonia Adega, Media Relations Specialist Tokopedia, Isyana dipilih yang mencerminkan sosok anak muda, bertalenta dan menginspirasi banyak orang. Kehadiran brand ambassador diharapkan dapat menarik minat orang untuk berjualan di Tokopedia.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini