Alasan Smartfren Gelar Jaringan 4G LTE di Daerah

Arsan Mailanto, Jurnalis · Kamis 03 Desember 2015 19:20 WIB
https: img.okezone.com content 2015 12 03 54 1260553 alasan-smartfren-gelar-jaringan-4g-lte-di-daerah-VHdpxMOLbu.jpg Head of Brand and Marcomm Smartfren, Derrick Surya (kiri) dan Head of Network Special Project Smartfren, Munir Syahda Prabowo (tengah) (Foto: Arsan Mailanto/Okezone)

MEDAN - Untuk terus meningkatkan ekspansi 4G LTE (Long Term Evolution), Smartfren terus menghadirkan 4G hingga ke daerah terpencil.

Operator yang memiliki pelanggan sekira 12 juta per kuartal ketiga (Q3) 2015 tersebut, menggelar uji coba jaringan pada daerah-daerah seperti Medan, Sumatera Utara, di kawasan Pematang Siantar, Balige, Danau Toba, Toba Samsosir (TobaSa) hingga Parapat. Jaringan 4G LTE Smartfren tetap berjalan dengan stabil.

Head of Network Special Project Smartfren, Munir Syahda Prabowo mengatakan, ada beberapa alasan mengapa Smartfren bersedia untuk menggelar jaringan 4G LTE hingga ke pelosok daerah.

"Ini masalah komitmen Smartfren untuk bisa terus menghadirkan teknologi jaringan yang kuat. Kami menggelar 4G karena merasa perlu mengembangkan teknologi tersebut," ucapnya di Medan, Sumatera Utara, Kamis (3/12/2015).

Munir menjelaskan, dukungan terhadap industri pariwisata dan industri kreatif di Indonesia salah satunya dengan menggelar layanan 4G LTE di Danau Toba.

Sementara itu, Head of Brand & Marcomm Smartfren, Derrick Surya menambahkan, Smartfren telah menggelontorkan dana belanja modal senilai USD500 juta.

"Dari total USD500 juta tadi diperkirakan baru terpakai USD300 juta hingga akhir 2015. Mengenai keuntungan kami yakin suatu saat bisa return kembali. Tapi untuk saat ini kami tak memikirkan hal tersebut, yang terpenting adalah terus berekspansi dengan teknologi 4G ini agar bisa diminati masyarakat di manapun mereka berada," pungkasnya.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini