Percepat Pengembangan 4G LTE, Smartfren Gandeng ZTE & Nokia

Arsan Mailanto, Jurnalis · Selasa 26 Januari 2016 10:04 WIB
https: img.okezone.com content 2016 01 25 54 1296852 percepat-pengembangan-4g-lte-smartfren-gandeng-zte-nokia-AaDNq26DUa.jpg Smartfren kerjasama dengan Nokia dan ZTE (Foto: Arsan/Okezone)

JAKARTA - Dalam pengembangan jaringan 4G LTE Advanced, operator seluler Smartfren saat ini menggandeng ZTE dan Nokia sebagai rekan kerja dalam hal infrastruktur (Infrastructure partner) dan BTS (Base Transceiver Station).

"Kami berkolaborasi dengan vendor-vendor global seperti Nokia dan ZTE, tujuannya untuk terus menerapkan pengembangan ekosistem broadband jaringan 4G LTE Smartfren," ujar VP Special Project Network Smartfren, Munir Syahda Prabowo.

Dia mengutarakan, hadirnya kerjasama ini untuk mendukung Smartfren 4G LTE. Layanan ini tidak hanya dinikmati oleh masyarakat Jabodetabek saja.

Mengenai vendor untuk BTS, lanjut Munir, Smartfren membaginya menjadi dua wilayah di Indonesia yakni wilayah Barat dan Timur sebagai penyedia. Nokia tengah menggarap pembangunan BTS 4G LTE tepatnya di bagian barat meliputi Jabodetabek, Jawa Barat, dan Sumatera.

"Sedangkan ZTE mengembangkan infrastuktur 4G Smartfren di wilayah Timur meliputi Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Lombok, Kalimantan, dan Sulawesi," imbuhnya dalam acara Media Update Smartfren 4G Network di Jakarta, Senin (25/1/2016).

Total BTS Smartfren di Jabodetabek sebanyak 2700 BTS dan total secara keseluruhan 7000 BTS.

Sementara itu Ripudaman Lamba, Head of Customer Team Smartfren di Nokia Indonesia menambahkan, Nokia telah menerapkan perangkat LTE Advanced Small Cell di Smartfren dan perangkat ini merupakan yang pertama bagi operator 4G LTE di Indonesia.

"Small Cell ini akan memberikan keunggulan bagi layanan 4G LTE Advanced Smartfren. Keunggulannya yang dimiliki Small Cell ini seperti Evolved Node B (eNB) yang berfungsi sebagai transceiver dan juga sebagai interface dengan perangkat pengguna yang memiliki kapabilitas LTE Carrier Aggregation, Smart Wifi, Internal Antena," imbuhnya.

Di sisi lain, Arri Marsenaldi selaku Head of Solutions Department PT ZTE Indonesia menambahkan, setelah sukses dalam uji coba 2CA (2 Carrier Aggregation) untuk Smartfren, ZTE mengaplikasikan teknologi tersebut pada infrastruktur jaringan Smartfren.

"Dengan memanfaatkan 2CA, Smartfren mampu meningkatkan pengalaman broadband 4G LTE ke para pelanggannya. Tidak hanya menghadirkan kecepatan yang tinggi, tetapi juga pengalaman layanan yang beragam," tandasnya dalam kesempatan yang sama.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini