Strategi Polytron Hadapi Kompetisi dengan Merek Asing

Kustin Ayuwuragil Desmuflihah, Jurnalis · Kamis 28 Januari 2016 20:00 WIB
https: img.okezone.com content 2016 01 28 207 1299594 strategi-polytron-hadapi-kompetisi-dengan-merek-asing-TuCP2kKhlk.jpg Strategi Polytron Hadapi Kompetisi dengan Merek Asing (Foto: Polytron)

JAKARTA - Polytron sebagai salah satu merek lokal, kini memasuki persaingan pasar smartphone yang telah dipadati dengan merek-merek asing. Saat peluncuran Zap 6, Kamis 28 Januari, Tekno Wibowo  selaku Marketing Director Polytron Indonesia membuka strateginya untuk menghadapi persaingan tersebut.

Ketika ditanya mengenai targetnya menjadi merek smartphone lokal nomor satu, Tekno menjelaskan bahwa Samsung dan Nokia adalah kompetitor yang masih kuat di Indonesia. "Strateginya di kita adalah tetap diferensiasi ya. Kami punya bisnis di audio, bisa menjadi merek kulkas yang nomor satu. Ini karena kita tahu market kita, itu kelebihan kita," jelasnya.

Selain itu, Tekno yakin FIRAOS menjadi landasan Polytron ke depan dibanding smartphone lain. "Market yang punya paid paling banyak itu Indonesia, kenapa nggak kita manfaatkan. Kenapa nggak kita kembangkan hal-hal kecil yang berguna dulu deh, misalnya bayar listrik nggak perlu ke mini market. Kalau mau kejar dari sisi hardware kan susah ya, mungkin mereka yang lebih canggih," tambahnya.

Tekno juga mempercayai bahwa orang Indonesia sangat mampu untuk membesarkan produk lokal. "Kita kan orangnya paling banyak, masak kita cuma mau pakai saja nggak bikin sendiri? Sekarang tergantung orang Indonesia saja mau atau nggak untuk bikin sendiri? Saya yakin bisa," tutupnya.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini