Lazada Dukung Penggunaan Mobile Application di Indonesia

Aditya Gema, Jurnalis · Senin 22 Februari 2016 19:32 WIB
https: img.okezone.com content 2016 02 22 207 1318591 lazada-dukung-penggunaan-mobile-application-di-indonesia-nyCZPFvmMq.jpg Lazada Indonesia Dukung Penggunaan Aplikasi Mobile

JAKARTA - Sebagai wujud dukungan terhadap perkembangan teknologi di Indonesia, Lazada hari ini menggelar acara bertajuk  ‘Indonesia Pegang Smartphone-Fakta di Balik Kelekatan Masyarakat Indonesia dengan Smartphone’. Acara ini ditujukan untuk mendorong penggunaan mobile application.

Saat ini tren mobile application tidak hanya untuk hiburan, namun juga bagian dari pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

"Di Indonesia, pertumbuhan aktivitas digital terus mengalami peningkatan. Hal tersebut berdampak pada industri ekonomi digital," kata Magnus Ekbom, CEO Lazada Indonesia, Selasa (22/2/2016).

Menurut data Lazada Indonesia, sebanyak 85 persen pengguna smartphone di Indonesia memiliki 10–15 mobile application. Jumlah aplikasi tersebut terbilang wajar, mengingat kebiasaan melihat  smartphone di Indonesia setiap lima menit sekali.

"Kami melihat adanya tren penggunaan mobile application yang sangat pesat. Oleh karena itu, kami memberikan solusi berupa aplikasi mobile belanja online yang dapat diakses di smartphone kapan saja. Kami selalu mendengarkan kebutuhan para konsumen untuk terus meningkatkan layanan mobile application kami," lanjut Magnus.

Perkembangan penggunaan mobile application di Indonesia didukung teknologi yang semakin canggih. Faktor-faktor yang mendukung perkembangan pesat dari mobile application di antaranya kemunculan tren-tren terbaru, pertumbuhan bisnis e-commerce, serta fasilitas pendukung keamanan bertransaksi.

"E-commerce menjembatani kebutuhan konsumen di seluruh Indonesia dengan menghadirkan ragam pilihan produk yang sama di manapun berada. Di sisi lain, perangkat mobile memfasilitasi mereka untuk dapat terhubung dengan internet. Inilah yang menjadi latar belakang terselenggaranya acara ini agar konsumen dapat lebih mudah berbelanja," tutup Magnus Ekbom.  

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini