Catatan Perjalanan Uji 4G LTE & VoLTE Smartfren Garut & Tasikmalaya

Arsan Mailanto, Jurnalis · Jum'at 26 Februari 2016 16:33 WIB
https: img.okezone.com content 2016 02 26 54 1322104 catatan-perjalanan-uji-4g-lte-volte-smartfren-garut-tasikmalaya-3CPJ7sJ7aR.jpg Uji jaringan 4G LTE dan Layanan VoLTE Smartfren di Garut & Tasikmalaya (Foto: Arsan Mailanto/Okezone)

TASIKMALAYA - Mengawali 2016, operator telekomunikasi Smartfren menyediakan layanan Smartfren 4G LTE Advanced di 85 kota di seluruh Indonesia dan juga merilis teknologi layanan VoLTE terbaru pertama di Indonesia.

Untuk memastikan kualitas jaringan LTE, perusahaan di bawah naungan Sinarmas Group tersebut kali ini melakukan serangkaian uji coba layanan 4G LTE Advanced dan VoLTE (Voice over LTE) di sepanjang area Garut dan Tasikmalaya.

Fokus uji jaringan ini dilakukan untuk menunjukkan keseriusan Smartfren dalam membangun infrastruktur jaringan telekomunikasi seluler di seluruh provinsi di Indonesia.

Dengan mengusung tema Drive Test Network Smartfren, perusahaan mengajak sejumlah media dari Jakarta dan Tasikmalaya untuk merasakan bagaimana kecepatan jaringan 4G LTE Advanced di Kota Garut hingga Tasikmalaya, Jawa Barat.

Serangkaian uji kualitas jaringan 4G LTE Smartfren dan teknologi VoLTE terhitung dari 24-26 Februari 2016.

Pada trial (uji coba) kali ini Okezone, menggunakan handset 4G Andromax R2 yang telah dirilis pada Jumat 19 Februari kemarin, di mana perangkat tersebut sudah tertanam jaringan 4G LTE Advanced dan VoLTE.

Dalam perjalanan, Okezone menggunakan aplikasi nPerf untuk melakukan uji coba jaringan. Sesampainya di kota Garut, tepatnya berlokasi di Sumber Alam Resort Air Panas, Garut.

Kecepatan download yang diperoleh menggunakan aplikasi tersebut, mencapai kecepatan 20,38 Mbps untuk download, upload 7,80 Mbps dengan latency 56 ms dan untuk browsing 79,47%, streaming 88,28%, dengan total skor 15.926 nPoints.

Kemudian memasuki di kabupaten Salawu, kembali melakukan uji jaringan di tempat tersebut kecepatan akses download mencapai 13,84 Mbps, upload 8,64 Mbps dengan latency 53 ms dan untuk browsing 85,01% performance rate, streaming 90,29% performance rate dengan skor 10.114 nPoints.

Masih dalam perjalanan melewati kabupaten Singaparna, Mangkubumi menuju kota Tasikmalaya, kecepatan akses download mencapai 10,90 Mbps, upload 7,16 Mbps dengan latency 55 ms dan untuk browsing 86,51% performance rate, streaming 87,79% performance rate dengan skor 6.773 nPoints.

Hingga akhirnya sampai di kota Tasikmalaya bertempat di hotel Santika, Okezone kembali mencoba dan meraih angka 10,37 Mbps kecepatan akses download 0,19 Mbps dan upload 42 latency ms dan browsing 92,19%, streaming video 90.04% dengan skor 6.103 nPoints.

Terpantau kecepatan akses data juga menghasilkan skor yang berbeda-beda, pada setiap wilayahnya dari kabupaten Garut hingga menginjak kaki kota Tasikmalaya.

"Uji jaringan dan layanan kali ini secara langsung kami laksanakan di daerah rural sepanjang area Garut dan Tasikmalaya. Test drive menggunakan aplikasi dari pihak ke-3 yang tersedia secara umum di Google Playstore yaitu nPref," ujar Head of Network Special Project Smartfren, Munir Syahda Prabowo.

Dia menjelaskan, area Garut dan Tasikmalaya dipilih menjadi area uji coba kali ini berdasarkan pertimbangan dari morfologi (sebaran populasi) wilayah dan pemanfaatan layanan 4G LTE Advanced di area tersebut.

"Uji kualitas jaringan dan kestabilan akses tersebut di antaranya meliputi panggilan suara dan video menggunakan VoLTE, mengukur kecepatan, dalam membuka web (internet browsing), mengirim gambar melalui chatting apps, social media, dan video streaming," tutur Munir.

Luasnya jangkauan jaringan Smartfren dengan kemampuan 4G LTE, lanjutnya, hingga kini telah mencakup lebih dari 80 persen populasi di Pulau Jawa. Ini menunjukkan keseriusan Smartfren dalam membangun infrastruktur jaringan telekomunikasi selular yang berkualitas di seluruh provinsi Indonesia.

"Hal ini yang membuktikan bahwa kami sudah benar-benar siap menjadi operator telekomunikasi berbasis teknologi 4G LTE Advanced sepenuhnya. Dengan melakukan pengujian ini maka akan mendapatkan hasil yang sudah ready untuk LTE, faktanya kami memang sudah siap jaringan 4G LTE agar bisa dimanfaatkan pelanggan dan masyarakat," jelas Munir.

Sementara itu, Sebastian Widodo selaku Radio Network Optimaztion Section Head Smartfren Telecom menambahkan, secara umum infrastruktur telekomunikasi Smartfren di wilayah Jawa Barat, hingga saat ini jumlah BTS (Base Transcevier Station) di Jawa Barat menuju 800 BTS, 90 persen di antaranya sudah 4G LTE Advanced.

"Tak hanya di situ saja, kami juga tengah merencanakan 10-20 persen yang sedang dalam tahap progres untuk peningkatan terhadap jumlah BTS yang diprediksi selesai pada 2017. Apabila pelanggan kami terus bertambah dan itu menjadi fokus kami untuk terus mengembangkan kualitas jaringan 4G LTE Advanced," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini