Tujuh Hewan Langka Ini Hanya Ada di Indonesia

Rizka Diputra, Jurnalis · Selasa 01 Maret 2016 09:11 WIB
https: img.okezone.com content 2016 03 01 56 1324495 tujuh-hewan-langka-ini-hanya-ada-di-indonesia-Hu9ZpvSpf2.jpg Harimau Sumatera (Foto: forwallpapers.com)

Indonesia memang sangat kaya akan kekayaan alam maupun spesies hewan yang ada di dalamnya. Semuanya ibarat harta karun berharga yang bahkan mungkin tidak dimiliki negara lain. Negara ini ternyata juga menjadi tempat tinggal beberapa spesies hewan langka yang tidak ditemukan di negara lain.

Hewan-hewan yang kerap luput dari perhatian ini ternyata sukses menarik perhatian dunia untuk membantu melestarikan keberadaannya. Berikut tujuh satwa yang dimaksud.

Harimau

Terdapat dua spesies langka harimau yang hanya ditemukan di Indonesia yakni harimau Sumatera dan Bali. Namun, harimau Bali telah dinyatakan punah sejak tahun 1937 lantaran terganggunya habitat mereka. Adapun harimau Sumatera kini jumlahnya diperkirakan hanya tersisa sekitar 500 ekor saja.

Dilansir dari boombastis.com, jumlah ini juga terus menurun dari tahun-tahun sebelumnya sehingga pemerintah berusaha semaksimal mungkin untuk mempertahankan harimau Sumatera. Harimau jantan Sumatera biasanya memiliki panjang sekitar 92 inchi, tinggi 60 cm, dan berat 140 kg. Sementara harimau betina memiliki panjang tubuh rata-rata 78 inch dan berat 91 kg.

Orang Utan

Banyak spesies primata yang tersebar di muka bumi ini. Namun dari sekian banyak hewan itu ada spesies primata langka istimewa yang hanya ada di Indonesia, yaitu orang utan. Dibandingkan jenis kera lainnya, orang utan memiliki rambut yang lebih panjang.

Spesies ini bahkan dikenal punya tingkat intelejensi tinggi dan harapan hidup yang lebih panjang ketimbang keluarga primata lainnya. Hewan yang mampu bertahan hidup hingga 30 tahunan itu juga konon memiliki segi DNA yang mirip dengan manusia. Orang utan banyak ditemukan di hutan-hutan Kalimantan dan Sumatera.

Kera Tarsius

Selain orang utan, primata lain asli Indonesia ialah Tarsius Bangka. Hewan yang punya nama lain Mentilin ini berasal dari Bangka Belitung. Meski dari sana, namun tarsius juga bisa ditemukan di Riau dan sebagian Kalimantan.

Satwa berwarna coklat kemerahan hingga abu-abu kecoklatan ini memiliki panjang antara 12-15 cm sehingga ia dijuluki primata terkecil dunia. Ciri fisiknya bermata besar mirip burung hantu. Sehingga tak heran jika sebagian orang menyebutnya kera hantu. Namun, mata dari tarsius tidak berfungsi saat siang hari.

Badak

Setidaknya ada dua jenis badak asli Indonesia yang sangat langka dan dilindungi, yakni badak Jawa dan badak Sumatera. Namun badak paling populer yaitu badak bercula satu asli dari Jawa.

Kendati telah dibuatkan penangkaran di Ujung Kulon, Banten, namun populasi hewan ini terus mengalami penurunan. Mirisnya, data terakhir menyebutkan bahwa jumlahnya hanya mencapai puluhan ekor saja.

Dalam ilmu pengobatan Tiongkok kuno, cula badak dianggap sangat manjur mengobati berbagai macam penyakit. Culanya bahkan bisa dihargai sangat mahal sehingga banyak diburu orang.

Komodo

Hewan yang satu ini sejak dulu memang sangat langka dan istimewa, lantaran hanya ditemukan di Indonesia. Satwa purbakala itu bahkan menjadi maskot Indonesia di kancah internasional. Komodo merupakan jenis kadal terbesar di dunia yang panjangnya bisa mencapai tiga meter, dengan berat 70-an kilogram.

Hewan karnivora ini mendiami pulau-pulau di kawasan Nusa Tenggara, meliputi Flores, Rinca, Gili Motang, dan Gili Dasami. Akibat populasinya yang mulai berkurang, pemerintah kemudian membangun tempat penangkaran yang bernama Taman Nasional Komodo.

Anoa

Anoa atau nama latinnya Bubalus Depressicornis merupakan satwa yang hanya ditemukan di wilayah Sulawesi, Indonesia. Tampilannya sekilas mirip dengan kerbau, namun ia memiliki tanduk runcing yang panjangnya mencapai 30 cm.

Anoa pun ada beberapa jenis dan memiliki pola hidup yang berbeda. Namun, satwa yang menjadi maskot Sulawesi ini pun mengalami masa kritis. Pasalnya, jumlahnya saat ini diperkirakan hanya mencapai 5.000 ekor saja di seluruh dunia.

Kucing Kalimantan

Kucing istimewa dengan tampilan bulu berwarna coklat kemerahan ini hanya ditemukan di Pulau Kalimantan. Bagian perut kucing ini memiliki warna yang lebih pucat, sedangkan di kening dan pipinya terdapat garis merah kecoklatan yang lebih muda dari warna tubuhnya. Sungguh sangat mempesona.

Berbeda dengan kucing pada umumnya, satwa ini memiliki penampilan yang lebih gahar dan ramping. Panjang tubuhnya bisa mencapai 55 cm, sedangkan beratnya hingga 4,5 kilogram. Ekor kucing ini juga sangat panjang yakni bisa mencapai 35 cm.

Kucing tersebut hidup di hutan-hutan tropis yang memiliki ketinggian 900 meter di atas permukaan laut. Kucing ini juga sudah mulai langka, di mana menurut catatan terakhir pada tahun 2007 silam menyebutkan bahwa jumlah kucing Kalimantan kurang dari 2.500 ekor saja.

1
2

Bagikan Artikel Ini