Ini Perbedaan Virtual Reality & Augmented Reality

Arsan Mailanto, Jurnalis · Senin 21 Maret 2016 20:13 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 03 21 207 1342136 ini-perbedaan-virtual-reality-augmented-reality-nPZ0ukPhWg.jpg (Foto: Dok. Augment, Forbes, Businessinsider)

CALIFORNIA - Istilah virtual reality dan augmented reality mungkin tidak asing di telinga pengguna. Mungkin Anda kebingungan untuk membedakan antara teknologi virtual reality (VR) dan augmented reality (AR).

Sebab kedua teknologi ini tengah menjadi perhatian khusus oleh khalayak ramai, dan tentunya menjanjikan pertumbuhan ekonomi yang luar biasa dalam hal bisnis.

Berbicara soal teknologi tersebut, berikut ini perbedaan antara virtual reality dan augmented reality, sebagaimana diwartakan dari Augment, Senin (21/3/2016).

Virtual Reality (VR)

VR atau realitas maya adalah teknologi yang memungkinkan dapat berinteraksi dengan suatu lingkungan dimensi 3D yang disimulasikan oleh komputer terhadap suatu objek nyata atau imajinasi.

Teknologi ini biasanya dicapai dengan mengenakan headset yang sudah dilengkapi sebuah teknologi canggih untuk menyempurnakan realitas imajiner pada game, hiburan, dan permainan.

Di sisi lain, juga dapat digunakan sebagai peralatan khusus, seperti layar komputer untuk menampilkan lingkungan, pengeras suara untuk menerima informasi pendengaran, pelacak untuk memonitor gerakan kepala.

Cara kerja perangkat ini melalui peranti khusus VR, nantinya user akan melihat suatu dunia semu yang sebenarnya merupakan gambar-gambar dinamis hasil dari simulasi komputer.

Augmented Reality (AR)

AR merupakan teknologi yang menggabungkan benda-benda maya, biasa digunakan untuk menampilkan skor pada pertandingan olahraga yang ditayangkan melalui 3D, foto, pesan teks di perangkat mobile.

Baik berdimensi 2 atau 3 dan benda-benda nyata ke dalam sebuah lingkungan nyata berdimensi 3, lalu memproyeksikan benda-benda maya tersebut dalam waktu nyata agar terintegrasi dan berjalan secara interaktif dalam dunia nyata.

AR membutuhkan input device seperti kamera atau webcam, alat output device seperti monitor atau HMD, agar benda maya tambahan berupa penanda dihasilkan berjalan secara real-time.

Kebanyakan pemimpin industri menggunakan teknologi AR, untuk melakukan hal-hal menakjubkan dan revolusioner dengan hologram dan perintah gerak yang telah diaktifkan.

Dengan melihat perbandingan tersebut, secara keseluruhan VR dan AR memanfaatkan beberapa jenis teknologi yang sama, dan masing-masing memiliki fungsi untuk melayani pengguna dengan pengalaman yang disempurnakan.

Kedua teknologi ini bertujuan untuk memungkinkan pengalaman hiburan, dan mengembangkan adaptasi baru, perbaikan aplikasi yang mendukung teknologi ini untuk pengguna semakin cerdas.

Selain itu, dimanfaatkan juga sebagai sains dan kedokteran untuk mengubah realitas dalam bidang medis. Teknologi ini telah digunakan untuk mengobati dan menyembuhkan kondisi psikologis seperti Post Traumatic Stress Disorder (PTSD).

Dengan begitu, kedua teknologi ini menjadi contoh besar dan memberi pengalaman untuk simulasi, hiburan dan bermain dalam menambah dimensi baru dari interaksi antara perangkat digital dan dunia nyata.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini