Infinix Akui Aturan TKDN Jadi Sebuah Tantangan

Kustin Ayuwuragil Desmuflihah, Jurnalis · Jum'at 25 Maret 2016 10:52 WIB
https: img.okezone.com content 2016 03 25 207 1345519 infinix-akui-aturan-tkdn-jadi-sebuah-tantangan-E7MW6UqGwH.jpg Infinix Akui Aturan TKDN Jadi Sebuah Tantangan

JAKARTA - Country Manager Infinix Indonesia, Marcia Sun, ditodong pertanyaan mengenai kesiapannya bersaing dengan vendor smartphone lainnya ketika berani memasuki Indonesia. Sun mengaku, tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) menjadi salah satu aturan yang menjadi tantangan.

Sun menuturkan perusahaannya akan tetap megikuti aturan pemerintah, meskipun saat ini mereka belum berani membangun pabrik sendiri di Indonesia.

"Sejujurnya menurut saya, Indonesia masih memiliki jalan yang panjang untuk menjadi pusat teknologi. China kini memiliki banyak pabrik di sana dan bisa menjadi seperti sekarang ini, tetapi sama sekali tidak mudah untuk menjadi seperti itu. Mungkin 20 tahun lalu, China juga berada di stage seperti Indonesia. Oleh karena itu, sangat sulit juga bagi kami investasi banyak karena memang industrinya sedang berada di early stage," terang Sun.

Lebih lanjut, Anis Thoha Manager Marketing Infinix Indonesia itu menjelaskan bahwa perusahaannya telah bermitra dengan Haier.

"Kita partner dengan Haier untuk melokalkan produk yang akan kami rilis. TKDN bisa diisi dengan pembuatan kardus dan injeksi aplikasi konten lokal. Kalau 100 persen harus dibuat di sini, belum siap," tambahnya.

Soal Hot 3 yang bisa 4G, Anis belum memastikan angka kandungan lokalnya. Namun, lanjut Anis, saat ini ada dua ponsel 4G Infinix yang sudah dirakit bersama Haier di Cikarang yakni Zero 3 dan Hot 3 X553.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini