Share

Alasan Tri Baru Luncurkan 4G

Arsan Mailanto, Jurnalis · Rabu 30 Maret 2016 18:32 WIB
https: img.okezone.com content 2016 03 30 54 1349572 alasan-tri-baru-luncurkan-4g-KfLafLcmmd.jpg Alasan Tri Baru Luncurkan 4G (Foto: Arsan M/okezone)

JAKARTA - Pada 2015, Indonesia telah menjajaki sebuah teknologi terbaru dengan menghadirkan jaringan broadband 4G LTE yang telah dilakukan oleh beberapa operator besar di Indonesia.

Hal tersebut tidak diikuti Hutchison Tri Indonesia (H31) pengelola operator GSM 3 (baca-Tri). Hari ini Tri meluncurkan 4G LTE di enam kota, apa alasannya?

Muhammad Danny Buldyansyah, Wakil Presiden Direktur Tri Indonesia, mengatakan, Tri sejak awal 2016 sudah menggelar layanan 4G LTE di enam kota di Indonesia yakni Jakarta, Bandung, Makassar, Batam, Denpasar, dan Pontianak.

"Saya juga melihat teman-teman dari operator lain, itu selalu mengklaim bahwa jaringan LTE mereka sudah ada di 53 kota, 25 kota, dan beberapa kota dengan sekian ribu BTS dan lain-lainnya," ujarnya dalam acara ulang tahun Tri ke-9 di Lotte Avenue, Jakarta, Rabu (30/3/2016).

Namun Tri memiliki alasan tersendiri tidak mau mengumumkan lebih awal. "Pendekatan kita bahwa mobile broadband itu bisa dipakai dengan cara yang baik dan tujuannya hanya itu. Kalau perlu kita tambahkan LTE ya ditambah, kalau memang rasa belum perlu ya kita enggak akan tambah LTE," kata Danny sapaan akrabnya.

"Hasilnya, pelanggan kita sudah cukup merasa puas dengan apa yang kita deliver. Seperti yang sudah saya sampaikan terlepas dari 25 kota tersebut yang telah dilakukan operator lainnya," ucapnya.

Danny melanjutkan, jaringan Tri sudah dibilang super modern. "Tri memiliki jaringan yang super modern, kita bisa mengubah BTS 3G ke 4G dengan sangat singkat. Misalnya saja Kota Palembang yang membutuhkan 4G, maka kami akan menambah BTS dengan sangat-sangat singkat dan menggelar 4G di kota-kota yang kita inginkan dan dibutuhkan oleh konsumen kita," ungkapnya.

Sementara itu, Dolly Susanto, Marketing Officer Tri Indonesia menambahkan, kepuasan pelanggan menjadi yang prioritas. "Kita sebagai pelanggan yang penting itu bisa akses mobile internet dengan cepat, tapi kalau sudah 4G namun dengan angka kecepatan lelet itu sama aja bohong, jadi bete juga kan," tuturnya.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini