Software Ini Mampu Kenali Perasaan Seseorang

Arsan Mailanto, Jurnalis · Jum'at 01 April 2016 15:55 WIB
https: img.okezone.com content 2016 04 01 207 1351426 software-ini-mampu-kenali-perasaan-seseorang-cf5pzkCZ0a.jpg Sumesh Dugar Kembangkan Teknologi Emotions (Foto: Ibtimes & Times of India)

KOLKATA - Perkembangan teknologi tampaknya kini makin tak terbendung, seperti dilakukan oleh Sumesh Dugar, yang telah mengembangkan software yang dapat mengenali emotions (suasana hati).

Kini pemuda asal Kolkata, India tersebut telah memenangkan penghargaan tertinggi atas karyanya dengan mengalahkan 10.000 startup di Launched yang diselenggarakan oleh Google.

Perusahaan multinasional itu pun menganugerahi senilai USD20.000 atau sekira Rp262 juta kepada Dugar untuk mengembangkan fitur 'TrueEmoji'. Sebagaimana diwartakan dari Times of India, Jumat (1/4/2016).

"Setiap manusia memungkinkan menciptakan teknologi software yang sangat emotif dan di kota saya Kolkata, saya merasa teknologi masih kurang," ujar Dugar.

Selain itu, di seluruh aplikasi media sosial juga terdapat keluhan atas hilangnya sentuhan manusia dalam komunikasi sosial. "Jadi ini yang mendorong saya untuk mengembangkan software 'TrueEmoji," kata Dugar.

"TrueEmoji akan mengubah cara pengguna berkomunikasi yang terlibat, dengan orang-orang dalam lingkaran sosial kita setiap hari," tambahnya.

Ia mengklaim bahwa teknologi ini cukup canggih untuk memungkinkan orang-orang untuk merancang produk, sehingga memperkaya komunikasi digital dengan emosi.

Software ini sudah dapat diunduh di smartphone sebagai aplikasi yang bertujuan untuk menghilangkan kesenjangan antara emosi dan komunikasi dengan bergerak dari kecerdasan buatan (AI) untuk kecerdasan emosional (EI).

"Setelah 'TrueEmoji' pada ponsel Anda diaktifkan, kita dapat membaca keadaan emosional seseorang dengan menganalisis kontur wajah melalui kamera," jelas Dugar.

Ini adalah sebuah revolusi cara berkomunikasi. Jika sebuah aplikasi atau komputer dapat mengenali keadaan pikiran, komunikasi akan lebih pintar dan lebih efektif.

"Jika orang yang berkomunikasi dengan marah, Anda akan mencoba untuk menjadi kurang ofensif. Jika orang tersebut bahagia, Anda akan terus berbicara dan jika orang tersebut bingung, maka Anda dapat menjelaskan hal yang lebih baik," katanya.

Hadirnya software ini tentu dapat memancing perusahaan teknologi lain untuk dapat bekerjasama dalam menghasilkan teknologi membaca ekspresi lewat 'TruEmoji'.

Kini Dugar bersama timnya dikabarkan, bertemu investor terkemuka untuk membantu merilis software ke pasaran. "Sudah ada prototipe bekerja dan setelah putaran pertama pendanaan dijamin. Maka akan memakan waktu tiga bulan untuk meluncurkan 'TrueEmoji' ini secara bersamaan," tandasnya.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini