Share

Terungkap Alasan XL Mengakuisisi Axis

Arsan Mailanto, Jurnalis · Kamis 14 April 2016 19:57 WIB
https: img.okezone.com content 2016 04 14 54 1363222 terungkap-alasan-xl-mengakuisisi-axis-R5meQvuS9z.jpg Terungkap Alasan XL Mengakuisisi Axis (Foto: Arsan Mailanto/okezone)

JAKARTA - PT XL Axiata Tbk (XL) telah menyetujui keputusan untuk melakukan merger dan akuisisi dengan PT Axis Telekom Indonesia (Axis).

Atas keputusan itu, ternyata tak mudah bagi kedua belah pihak untuk menyatukan kedua operator telekomunikasi, sebab membutuhkan proses dan waktu yang panjang.

"Kami berjuang dari segi perizinan itu saja sudah ada lima izinnya, penyatuan ruang lingkup dua jaringan itu enggak mudah, belum lagi secara IT dan yang jauh lebih sulit itu secara organisasi memang berspektif selalu merupakan tantangan besar," ujar CEO XL, Dian Siswarini di sela acara Buku Kisah Sukses Merger dan Akuisisi XL-Axis, Gedung PPM Manajemen, Jakarta, Kamis (14/4/2016).

"Tetapi alhamdulillah, tantangan-tantangan tersebut berhasil kita hadapi dan dilewati melalui proses migrasi selama dua tahun dan proses akuisisi dapat berjalan dan bisa terjadi," ungkapnya.

Oleh karena itu, XL meluncurkan buku berjudul Kisah Sukses Merger dan Akuisisi XL-Axis, yang diharapkan bisa memberi seputar informasi dan langkah strategi apa yang diharus dilakukan dalam menyatukan kedua perusahaan dan itu berhasil.

"Ide konsep buku ini dituangkan agar apa yang kami lalui itu bisa menjadi pelajaran dan refrensi bagi perusahaan lain yang ingin melakukan akuisisi korporasi sama. Jadi ini adalah sebuah bentuk dari XL terhadap pengalaman yang kami lalui," kata Dian.

Saat ditanya benefit apa yang didapatkan perusahaan dari merger dan akuisisi ini, Dian menyampaikan, memang tidak bisa dipungkiri pada saat ini tujuan utama XL adalah untuk menggunakan spektrum tambahan di 1.800 Mhz supaya bisa digunakan untuk membangun jaringan data.

"Frekuensi 1.800 MHz itu sendiri sebagai sumber masa depan untuk layanan data menggunakan teknologi 4G. Padahal perusahaan hanya memiliki 7,5 MHz di frekuensi itu, maka dari itu kami harus mendapatkan tambahan frekuensi 1.800 MHz dengan mengakuisisi Axis ini langkah strategis untuk dapatkan frekuensi tersebut," tuturnya.

Dengan begitu, lanjutnya perusahaan sudah diimplementasikan sampai saat ini XL telah memiliki jaringan LTE (Long Term Evolution) di 36 kota tersebar di Indonesia dan tentunya akan semakin digunakan lagi ke depannya.

"Belum lagi benefit yang kami dapatkan, sekarang kami mempunyai dua brand aktif sudah di luncurkan tahun lalu dan sekarang sudah jauh lebih tinggi dari sewaktu sebelum melakukan akuisisi, dua brand itu melayani dua masyarakat dengan segmen yang berbeda," tutup Dian.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini