Amankah Mengisi Daya Ponsel dengan Charger Abal-Abal?

Kustin Ayuwuragil Desmuflihah, Jurnalis · Selasa 10 Mei 2016 06:03 WIB
https: img.okezone.com content 2016 05 09 92 1383915 amankah-mengisi-daya-ponsel-dengan-charger-abal-abal-7Fj40yEPmQ.jpg Amankah Mengisi Daya Baterai Ponsel dengan Charger Abal-Abal? (Foto: NDTV)

JAKARTA - Ketika membeli smartphone, biasanya vendor sudah membawa pengisi daya atau charger dalam boks perangkat. Namun, ada kalanya charger rusak terlebih dahulu sebelum smartphone-nya.

Jika ini terjadi, pengguna harus membeli pengisi daya baru untuk perangkat. Charger asli untuk handset biasanya dibanderol dengan harga yang lebih mahal. Namun, sejumlah pengguna membeli charger alternatif yang tidak resmi.

Charger tidak resmi atau yang biasanya disebut charger palsu sangat berbahaya baik bagi perangkat maupun pengguna. Amta.org.au telah mewanti-wanti bahwa charger abal-abal dapat menyebabkan korsleting bahkan kebakaran.

“Siapa pun yang mengimpor atau menjual produk listrik harus menyadari bahwa mereka dapat menempatkan hidup orang lain pada risiko jika mereka menjual produk yang tidak disetujui," demikian ujar Fair Trading Commissioner, New South Wales, Rod Stowe.

Tak hanya charger, baterai juga penting keasliannya. Semua baterai ponsel asli dan pengisinya aman karena sudah menjalani pengujian ketat untuk memastikan mereka memenuhi semua standar keamanan tingkat nasional dan internasional.

Baterai bersertifikat dan pengisinya dapat diproduksi untuk terlihat sah dan sebagai alternatif murah untuk aksesoris asli, tetapi sering mengandung komponen di bawah standar, kualitas produksi yang rendah dan kinerja yang buruk.

Kunci utama untuk menjamin keselamatan dan kualitas baterai dan pengisinya adalah dengan membeli aksesoris ponsel dari produsen yang terdaftar dan pengecer terpercaya. Aksesori yang palsu biasanya memiliki harga terlalu murah, kualitas yang buruk, tidak memiliki garansi, dan deskripsi produknya terlalu spesifik pada satu produk.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini