Infinix Beri Isyarat Masuk ke Pasar Virtual Reality

Kustin Ayuwuragil Desmuflihah, Jurnalis · Rabu 25 Mei 2016 08:01 WIB
https: img.okezone.com content 2016 05 24 57 1396810 infinix-beri-isyarat-masuk-ke-pasar-virtual-reality-6hrhVs6Pxz.jpg Benjamin Jiang - CEO Infinix Mobility (Foto: Kustin Ayuwuragil Desmuflihah/Okezone)

JAKARTA - Benjamin Jiang, CEO Infinix Mobility membagikan strategi bisnis perusahaan yang dinahkodainya, Selasa (24/5/2016) di Jakarta Pusat. Tak hanya berbicara soal handset, Benjamin juga mengungkapkan ketertarikannya pada bisnis wearable.

Faktanya, Infinix akan meluncurkan earphone dan talking band saat perayaan ulang tahunnya di Juni 2016. "Noise Earphone" tersebut ditujukan untuk pengguna yang sering bepergian jauh atau pecinta musik yang sering berada di tempat ramai. Earphone dilengkapi chip yang bisa memecah keramaian, sehingga suara terdengar lebih tenang di telinga.

Sementara itu, talking band lebih menyasar pada pengguna smartphone yang sering menyetir, sehingga kesulitan mengangkat atau menolak panggilan. Talking band terhubung menggunakan Bluetooth dengan ponsel.

Namun tak hanya sampai di situ, Benjamin juga mengungkapkan bahwa virtual reality adalah teknologi yang menarik. "Namun untuk memberikan VR yang pengalamannya bagus, perlu handset dengan resolusi minimal 2K dan konten yang bagus," kata dia.

"Saya inginnya mendukung VR nanti ketika ada konten seperti film yang sudah berbasis VR. Saya juga sudah ketemu dengan beberapa orang dari industri film untuk itu. Tapi konten ini memang sulit sehingga kami mungkin baru akan ikut main di pasar itu dalam 2-3 tahun ke depan," lanjutnya.

Sekadar informasi, Infinix adalah salah satu perusahaan yang telah bekerjasama dengan Haier Indonesia soal manufakturing perangkat. Kerjasama keduanya diumumkan pada awal 2016.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini