Share

Tri Andalkan 22 Ribu BTS untuk Kawal Mudik 2016

Moch Prima Fauzi, Jurnalis · Sabtu 04 Juni 2016 17:10 WIB
https: img.okezone.com content 2016 06 04 57 1406482 tri-andalkan-22-ribu-bts-untuk-kawal-mudik-2016-ErirxNGgBo.jpg Tri Andalkan 22 Ribu BTS untuk Kawal Mudik 2016 (Foto: M. Prima Fauzi/ Okezone)

JAKARTA - Dalam mempersiapkan layanan selama musim mudik Ramadan dan Lebaran tahun ini, PT Hutchison 3 Indonesia atau 3 (Tri) melakukan peningkatan kualitas jaringan dan penambahan BTS atau Base Transceiver Station.

Kesiapan jaringan 3 dikatakan akan meliputi wilayah dari kota Aceh hingga Manado dengan jumlah kecamatan sebanyak 2.820. Selain itu, peningkatan kualitas juga dilakukan di sepanjang jalur padat pemudik seperti di jalur Pantura, jalur selatan dan juga jalur penghubung lainnya.

Dikatakan oleh Wakil Presiden Hutchison 3 Indonesia, Muhammad Buldiansyah, pihaknya juga akan menambah kapasitas trafik jaringan yang meliputi data (Internet), SMS, dan voice. "Untuk menghadapi lonjakan di bulan Ramadan dan Lebaran nanti kami telah mempersiapkan tambahan data sebesar 20 persen, SMS sebesar 10 persen, dan telepon sebesar 15 persen," paparnya dalam jumpa pers di sela-sela acara Indonesia Cellukar Show (ICS) 2016, Sabtu (4/6/2016).

Ia juga menyebutkan bahwa untuk menjaga kelancaran komunikasi pelanggannya, jaringan 3 juga akan diperkuat oleh hampir 22 ribu BTS yang 18.169 di antaranya adalah BTS yang telah mendukung jaringan 3G dan 4G. Sisanya masih menggunakan BTS dengan jaringan 2G. Jumlah BTS tersebut dikatakan akan mampu menampung lonjakan trafik data hingga 40-50 persen.

Selain mengandalkan perbaikan jaringan melalui jumlah BTS dan penambahan trafik data, Hutchison 3 juga melakukan berbagai perawatan seperti penambahan genset dalam mengantisipasi terputusnya pasokan listrik saat mati lampu, dan menyiapkan tim yang beroperasi selama 24 jam sebagaimana dikatakan Desman Shaung, Chief of Technology Officer PT Hutchison 3 Indonesia.

"Kami sudah mengantisipasi dan mempelajarinya. Kami siap menempatkan penambahan genset dalam mengantisipasi terputusnya aliran
listrik dan penambahan Cell on Wheel (mobil BTS) untuk memberikan kelancaran jaringan di jalur-jalur yang dianggap memiliki trafik yang cukup sibuk," tutupnya.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini