Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Smartfren Rayu Pelanggan Lama Hijrah ke 4G LTE

Arsan Mailanto, Jurnalis · Rabu 27 Juli 2016 17:09 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2016 07 27 54 1448233 smartfren-rayu-pelanggan-cdma-hijrah-ke-4g-lte-VQaKWuSAWz.jpg VP Special Project Network Smartfren, Munir Syahda (Foto: Arsan Mailanto/Okezone)

JAKARTA - PT Smartfren Telecom Tbk kembali merayu para pelanggannya yang masih memanfaatkan jaringan CDMA untuk segera bermigrasi ke jaringan broadband 4G LTE Advanced.

"Kami ingin mengutamakan pelanggan kami, agar mereka selalu berkomunikasi. Baik itu melalui pesan singkat maupun beragam sarana komunikasi lainnya," ujar Merza Fachys, Presiden Direktur PT Smartfren Telecom di Morrissey, Jakarta, Rabu (27/7/2016).

Dia mengatakan, proses pengembangan jaringan dan layanan 4G kepada pelanggan sudah dilakukan sejak Agustus 2015.

Menurutnya, hingga saat ini di beberapa kota yang berada di Sumatera, Kalimantan, Bali, dan NTB. Smartfren sudah beroperasi secara penuh di jaringan 4G LTE. Sementara di pulau Jawa proses penyelenggaraan layanan 4G LTE dan CDMA akan rampung akhir September 2016.

Sementara VP Special Project Network Smartfren, Munir Syahda Prabowo mengatakan, seiring dengan adanya peningkatan layanan dari sisi jaringan. Smartfren semakin gencar memberikan kemudahan dalam berkomunikasi melalui 4G LTE Advanced yang cepat dan stabil.

"Karena kami juga sudah memperluas cakupan coverage jaringan kami hingga ke 188 kota besar di Indonesia," paparnya.

Bahkan lanjut Munir, layanan 4G LTE Smartfren telah dapat dinikmati di beragam device merek smartphone 4G lainnya yang beredar di pasaran, asal sudah dapat support jaringan 4G LTE Band 5 (850 MHz) dan Band 40 (2.300 MHz).

Sementara bagi mereka para pengguna smartphone 4G yang belum memiliki fitur VoLTE bawaan, cukup mengunduh aplikasi Smart VoLTE di Google PlayStore.

"Namun, syaratnya perangkat tersebut harus juga mendukung Band 5 (850 Mhz) dan Band 40 (2.300 Mhz), memiliki pengaturan mode LTE-only dan menggunakan kartu 4G dengan parameter VoLTE," jelas Munir.

Lebih lanjut dijelaskan Munir, proses migrasi ini sebagai langkah nyata untuk mempercepat penyerapan teknologi 4G LTE di Indonesia sekaligus mengantisipasi kenaikan data yang signifikan.

"Dengan demikian percepatan penetrasi 4G di Indonesia dapat lebih mendorong perkembangan pemanfaatan teknologi digital yang akan memacu pertumbuhan ekonomi kreatif sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia di masa depan," pungkasnya.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini