Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Smartfren Tak Akan Gandeng Smartphone 4G 'Abal-Abal'

Kustin Ayuwuragil Desmuflihah, Jurnalis · Sabtu 13 Agustus 2016 13:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 08 13 54 1462775 smartfren-tak-akan-gandeng-smartphone-4g-abal-abal-wmsdv3G71n.jpg Smartfren Tak Akan Gandeng Ponsel 4G 'Abal-abal' (Foto: Okezone)

UBUD – Regulasi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) untuk perangkat 4G LTE telah menyandung sejumlah vendor yang tidak bisa memenuhi persyaratan dari pemerintah. Beberapa vendor tertangkap basah menjual ponsel 3G yang ternyata bisa dioprek menjadi 4G karena spesifikasinya memang memungkinkan.

Sementara itu, perusahaan telekomunikasi Smartfren Telecom sebenarnya sedang dalam misi membantu percepatan penetrasi jaringan 4G di masyarakat dengan menggandeng ponsel-ponsel 4G yang mendukung band-nya. Namun hingga saat ini, anak perusahaan Sinar Mas Group tersebut tidak berniat untuk menggandeng ponsel 4G abal-abal.

Ketika bertemu dengan awak media di Ubud, Bali, Rabu 10 Agustus 2016, Sukaca Purwokardjono selaku Division Head Device Planning and Management Smartfren menjelaskan bahwa perusahaan akan memilih produsen yang memperhatikan aturan TKDN.

“Sekali lagi, tujuan kita open market handset (OMH) adalah untuk bundling yang menyediakan layanan 4G dan VoLTE secara native. Jika tidak memenuhi atau mengakali aturan, lebih baik cari yang pasti-pasti saja yang sesuai dengan tujuan sehingga layanan kami bisa dioptimalkan pengguna,” kata dia.

Sukaca juga sempat mengatakan bahwa Smartfren siap bekerja sama dengan regional yang saat ini masih dalam pengujian. Sejauh ini, Smartfren telah bekerja sama dengan Evercoss.

Untuk pengaturan TKDN sendiri, pemerintah masih memproses komposisi hardware dan software. Tingkat Kandungan Dalam Negeri saat ini adalah 30 persen untuk ponsel yang mampu berinternet di jaringan 4G.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini