Isu Keamanan Negara Iringi Penunjukkan Jack Ma Jadi Penasihat E-Commerce

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Rabu 14 September 2016 20:19 WIB
https: img.okezone.com content 2016 09 14 207 1489407 isu-keamanan-negara-iringi-penunjukkan-jack-ma-jadi-penasihat-e-commerce-sbXFotelLa.jpg Jack Ma, Pendiri Alibaba (Foto: Antara)

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan, bos besar Alibaba, Jack Ma, menyetujui menjadi penasehat e-commerce di Indonesia. Di tengah kabar ini, pengamat mengungkap beberapa hal yang perlu diperhatikan.

"Kalau urusan bisnis harusnya B to B saja dipasangkan dengan business partner di Indonesia. Kalau urusan politik, tentunya harus dikaji lebih mendalam terkait safe dan security-nya juga dibandingkan urusan internal maupun external-nya," kata Teguh Prasetya, Pengamat Multimedia dan ICT kepada Okezone, Rabu (14/9/2016).

Lebih lanjut Teguh mengatakan, kajian perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya pencurian informasi. "Jangan sampai nanti malah berdampak membeberkan rahasia negara misalnya," tambahnya.

Berdayakan Lokal

Teguh lebih lanjut mengatakan, urusan e-commerce tentunya banyak player dan founder di Indonesia yang dikategorikan unicorn startup (valuasinya >1billion USD). Menurutnya, pc

Selain itu, Badan Intelijen Negara (BIN) juga perlu menjamin apakah Jack Ma bersih dari keinginan pribadinya.

"Kita belum bisa menduga sampai dengan adanya action konkret terhadap aturan e-commerce yang akan dikeluarkan pemerintah, pola insentif apa yang akan dikeluarkan pemerintah untuk para pelaku UKM e-commerce dalam negeri, dan hubungan B to G yang akan dibangun pemerintah untuk para pelaku industri bisnis e-commerce dalam negeri dan global," jelasnya.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini