Sengketa Pajak Google, Project Loon Harus Ditunda?

Aditya Gema Pratomo, Jurnalis · Jum'at 16 September 2016, 18:24 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 09 16 54 1491198 sengketa-pajak-google-project-loon-harus-ditunda-GtxqiG2f0C.jpg (foto: YouTube)

JAKARTA - Kasus dugaan penyelewengan pajak yang dilakukan Google di Indonesia, terancam melebar ke sektor lain. Proyek balon internet Google atau disebut Proyek Loon terancam tertunda direalisasikan.

Mencuatnya kasus dugaan pendomplengan pajak yang dilakukan Google membuat Proyek Loon mengambang. Pasalnya, Google kini tengah menghadapi tuntutan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Seperti diutarakan oleh pengamat telekomunikasi Heru Sutadi, pemerintah harus menunda Loon hingga penyelidikan yang dilakukan Ditjen Pajak terhadap Google selesai.

"Selama proses investigasi pajak, ketika kerja sama dengan google seperti balon internet dan pemasaran pariwisata harus dihentikan dulu. Tidak boleh ada pertemuan pejabat Indonesia dengan Google, baik di Indonesia maupun di silicon valley. Anggap saja seperti kasus masuk pengadilan di mana hakim, jaksa tidak boleh berkomunikasi dengan terdakwa," tegasnya, Jumat (16/9/2016).

Pendiri IndoTelko Forum Doni Ismanto menilai, pemerintah sudah seharusnya menunda proyek Loon. Menurutnya, hal ini perlu dilakukan untuk menunjukkan kewibawaan pemerintah. Pasalnya, Google sedang tersandung kasus hukum.

"Untuk menunjukkan kita ada wibawa. Kita harus setop dulu mengurus perizinan Loon Project. Infrastruktur akses operator sudah jangkau pelosok kok," ucap Doni kepada Okezone.

Proyek Loon adalah proyek milik Google yang difungsikan untuk menyebarkan jaringan internet dari udara. Hingga saat ini, beberapa operator telekomunikasi di Indonesia tengah melakukan uji kelayakan Google Loon

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini