Ketika Galaxy Note 7 Meledak, Teknologi Baterai Fleksibel Ditemukan

Kustin Ayuwuragil Desmuflihah, Jurnalis · Kamis 29 September 2016 17:37 WIB
https: img.okezone.com content 2016 09 29 57 1502022 ketika-galaxy-note-7-meledak-teknologi-baterai-fleksibel-ditemukan-48A8sB2Ipm.jpg (Foto: SlashGear)

OSAKA – Hari ini mungkin jadi hari terbaik untuk membicarakan teknologi baterai. Insiden Galaxy Note 7 yang eksplosif adalah bukti bahwa industri ponsel membutuhkan teknologi anyar.

Dalam sebuah ajang yang disebut CEATEC pekan depan, Panasonic disebut bakal memperkenalkan teknologi baterai yang bisa dilengkungkan maupun dipelintir. Baterai ini akan tetap aman dan tidak akan kehilangan dayanya meski diperlakukan demikian.

Baterai tersebut terbuat dari lithium-ion yang merupakan tipe yang sama seperti yang digunakan di perangkat mobile maupun wearable. Perusahaan asal Jepang itu juga mengatakan bahwa baterai itu 99 persen dapat dilengkungkan dan dipelintir seribu kali.

Ini karena tubuh luarnya yang dilaminasi sehingga tidak hanya mampu menjaga isi baterai, tetapi juga mencegah baterai bocor. Hal Itu pula yang membuat baterai ini aman untuk dikenakan di dekat tubuh. Baterai ini memang diklaim bukan menyasar smartphone tetapi lebih ke wearable. Ukurannya yang hanya 40 mm x 65 dengan kapasitas 60 mAh tentu tidak cukup untuk ponsel pintar.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini