Menelisik Lahirnya Teknologi CGI untuk Animasi

Kustin Ayuwuragil Desmuflihah, Jurnalis · Senin 17 Oktober 2016 12:22 WIB
https: img.okezone.com content 2016 10 17 207 1516691 menelisik-lahirnya-teknologi-cgi-untuk-animasi-qq6AIyytEW.jpg (Foto: YouTube)

JAKARTA – Masih ingatkah Anda dengan kartun kesayangan Anda saat masih kecil? Jika Anda mengingatnya dengan baik, kartun seperti ‘Scooby Doo’ atau ‘Flinstones’ memiliki tampilan gambar yang berbeda dari animasi masa kini.

Kartun-kartun Pixar atau Disney terbaru tidak lagi 2 dimensi tetapi 3 dimensi. Hal ini berkat teknologi computer-generated imagery (CGI). Bagaimana teknologi tersebut dimulai?

Menurut Make Use of, Senin (17/10/2016), sejarah animasi sebenarnya cukup menyedihkan dan penuh kenangan. Beberapa dekade lalu animator harus menggambar secara tradisional dengan tangan mereka. Animasi tradisional mengharuskan satu tim animator untuk menggambar dan mewarnai gambar di atas “sels” berupa kertas transparan yang diletakkan di atas gambar background sehingga membuat bingkai dengan banyak lapisan.

Dengan cara ini, segmen dari suatu gambar bisa berubah dari frame ke frame tanpa harus menggambar ulang. Dengan memanipulasi gambar dalam setiap lapisan dari frame ke frame, animator akan menciptakan apa yang banyak orang dewasa saat ini ingat sebagai kartun tradisional.

Banyak penggemar film mungkin ingat hype tentang penguasaan digital dari film-film lama seperti Star Wars, di mana animasi komputer digunakan untuk meningkatkan digital film. Tahap pertama CGI animasi termasuk animasi 2D. Teknologinya hanya melibatkan komputer sebagai pengganti apa yang dulunya dilakukan animator pada beberapa dekade sebelumnya dengan membuat beberapa frame gambar setiap detik untuk menghasilkan efek visual animasi.

Perbedaan dalam hal ini adalah bahwa begitu bidang desain grafis komputer menjadi canggih, gambar secara bertahap menjadi jauh lebih maju daripada kebanyakan animator kartun yang dibuat dengan tangan. Bentuk paling sederhana dari jenis animasi dapat dilihat pada file GIF animasi yang menjadi sangat populer di internet pada tahun 1990-an.

Gambar-gambar ini diciptakan bersama dalam serangkaian gambar statis yang beralih dari frame ke frame dengan penundaan waktu yang ditetapkan oleh script control dalam file GIF itu sendiri. Waktu tunda pada kebanyakan animasi GIF cukup lama, sehingga tidak memberikan gerak yang sangat mengalir, tapi konsep "animasi" masih ada.

Kemudian komputer memiliki kemampuan tidak hanya memodifikasi bagian-bagian besar dari gambar 2 dimensi sebagai "lapisan", tetapi mereka juga dapat menghitung dan memodifikasi bagian yang sangat kecil dari sebuah objek dalam dunia 3D. Karena tingkat pemrograman dan prosesor daya yang diperlukan, animasi semacam ini tersedia hanya untuk perusahaan produsen film besar yang mampu membeli sistem komputer.

Namun, saat ini komputer desktop Anda sendiri bisa mengatasinya dan bahkan ada perangkat lunak gratis seperti Blender dan Simon yang digunakan menggambar salah satu video game yang disebut Yo Frankie! yang diciptakan dengan mesin Blender.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini