Alquran & Sains: Langit sebagai Atap Pelindung

Kustin Ayuwuragil Desmuflihah, Jurnalis · Selasa 18 Oktober 2016 06:11 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 10 17 56 1517061 alquran-sains-langit-sebagai-atap-pelindung-00U3zDC5MU.jpg (Foto: Reuters)

JAKARTA – Penelitian modern telah menemukan bahwa langit yang terdiri dari tujuh lapis udara adalah pelindung Bumi dan seisinya. Namun, Alquran sebenarnya telah menjelaskan tersebut di dalam Surah An-Abiya ayat 32.

“Dan Kami menjadikan langit itu sebagai atap yang terpelihara, sedang mereka berpaling dari segala tanda-tanda (kekuasaan Allah) yang ada padanya,” bunyi Surah An-Abiya ayat 32.

Dalam ilmu sains telah diketahui bahwa atmosfer berfungsi untuk melingkupi Bumi dari meteor atau pun benda langit lainnya jatuh ke permukaan. Atmosfer juga menyaring cahaya berbahaya agar tidak masuk ke Bumi namun tetap memungkinkan sinar ultraviolet dan gelombang radio yang diperlukan manusia untuk tetap masuk.

Hal ini juga sesuai dengan Surah Al Hajj ayat 65: “Tidakkah engkau memperhatikan bahwa Allah menundukkan bagimu (manusia) apa yang ada di bumi dan kapal yang berlayar di lautan dengan perintah-Nya. Dan Dia menahan langit agar tidak jatuh ke bumi, melainkan dengan izin-Nya? Sungguh, Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia.”

 

Meski tak tampak jelas sebagai pelindung karena manusia tidak setiap hari melihat meteor tersesat ke permukaan Bumi, langit adalah tanda-tanda kebesaran Allah SWT. Tanpa langit yang membiarkan sinar ultraviolet masuk, manusia tidak akan bisa hidup karena tak ada satu pun tumbuhan yang mampu melakukan fotosintesis.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini