Perkembangan Blog Masa Kini Menurut "Bapak Blogger" Indonesia

Moch Prima Fauzi, Jurnalis · Kamis 27 Oktober 2016 17:15 WIB
https: img.okezone.com content 2016 10 27 207 1526181 perkembangan-blog-masa-kini-menurut-bapak-blogger-indonesia-OyKAJPWdK8.jpg Enda Nasution. (Foto: YouTube/Android One)

JAKARTA – Sejak diresmikan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Muhammad Nuh pada 2007, tanggal 27 Oktober menjadi hari istimewa bagi penulis dunia maya yang disebut blogger.

Kini perkembangan blog telah mulai meredup seiring adanya sarana alternatif dalam mengekspresikan ide dan buah pikiran. Hadirnya media sosial dan penyedia jasa layanan video menjadi faktor yang memungkinkan surutnya kepopuleran blog masa kini.

Enda Nasution yang dikenal sebagai Bapak Blogger Indonesia pun mengakui hal tersebut. Kepopuleran media sosial seperti Facebook dan Path, diakui Enda, sebagai salah satu alasan meredupnya era menulis di blog.

"Blog saat ini memang tak sepopuler dahulu. Kini orang-orang telah bisa menulis di media sosial seperti Path, Facebook, dan lain-lain. Berbeda jika zaman dahulu ketika seseorang ingin menuangkan ide dan pikiran pasti ditulis melalui blog," ungkap Enda saat dihubungi melalui sambungan telefon, Kamis (27/10/2016).

Selain itu, faktor lain yang juga diungkapkan Enda ialah karena tak semua orang memiliki kemampuan sebagai konten kreatif. Ia menuturkan, saat ini hanya terdapat 10–15% orang dengan kemampuan sebagai penulis konten kreator.

Saat ditanya soal fenomena vlogger saat ini, menurut dia, hal tersebut hanya sebagai pilihan dari cara konten kreator dalam menyalurkan ide kreatifnya. Oleh karena itu, Enda menganggap hal ini bukan berarti sebagai faktor yang dapat memengaruhi seseorang untuk tidak berniat terhadap blog.

Kehadiran layanan seperti itu, dinilai Enda justru bisa digunakan sebagai sarana penunjang dan pelengkap untuk konten blog.


Ia pun berharap ke depannya agar dapat lebih banyak lagi konten kreator. Sebab, masih ada bidang tertentu yang belum terisi oleh konten kreatif seperti bidang politik. Hal itu karena saat ini konten kreator hanya berfokus pada bidang tertentu seperi travel dan food.

"Saya berharap ke depannya akan ada banyak lagi konten kreatif yang bisa mengisi kekosongan di bidang tertentu. Contoh saja di bidang politik. Saat ini belum ada blogger yang memiliki spesialisasi di bidang tersebut. Saat ini yang lebih banyak dipilih travel dan food," ungkap Enda.

Tak lupa pula Enda turut mengucapkan selamat Hari Blogger Nasional seraya memberikan kata pepatahnya yang berbunyi ‘Jiwa blogger boleh mati, aktivitas blogger boleh berhenti, namun blog-nya sendiri tak pernah mati’.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini