Alasan Twitter Tutup Vine

Kustin Ayuwuragil Desmuflihah, Jurnalis · Jum'at 28 Oktober 2016 18:04 WIB
https: img.okezone.com content 2016 10 28 207 1527162 alasan-twitter-tutup-vine-9tabyaDbTz.jpg (Foto: CNN Money)

CALIFORNIA – Twitter secara resmi mengumumkan bahwa mereka tidak akan melanjutkan layanan di aplikasi berbagi video, Vine, dalam beberapa bulan ke depan. Namun sebenarnya apa alasan Twitter menutup Vine?

Sebagaimana dilaporkan Express, Jumat (28/10/2016), Twitter tidak mengungkap alasan mereka menutup Vine. Namun pengumuman tersebut datang setelah mereka mengurangi 9% karyawannya karena perkembangan yang lambat dari microblogging tersebut.

Ian Fogg, seorang analis di perusahaan konsultasi teknologi HIS Markit mengatakan pada BBC bahwa ini adalah upaya Twitter untuk merampingkan perusahaan di tengah persaingan dengan jejaring sosial lainnya. Apalagi, Vine tidak bisa mengikuti pergerakan dari sosial media lainnya.

“Twitter sudah mencetak komunikasi yang ketat dengan 140 karakter dan Vine juga melakukan hal yang sama. Masalahnya, Vine tidak bisa mengejar inovasi Snapchat, Facebook, dan pemain lainnya di pasar,” ujar Fogg.

Sekadar informasi, Vine dibeli Twitter pada 2012 senilai USD30 juta. Perusahaan Jack Dorsey itu kemudian mengakuisisi layanan aplikasi live streaming, Periscope yang lantas diperkenalkan sebagai fasilitas video lain di platform-nya.

Di masa depan, Twitter masih mengizinkan pengguna untuk melihat Vine yang sudah ada. “Kami akan tetap menjaga website Vine online karena kami pikir penting untuk tetap bisa menonton semua (video) Vine yang telah dibuat,” demikian keterangan Twitter dalam blog-nya.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini